Tuesday, 3 Rabiul Awwal 1442 / 20 October 2020

Tuesday, 3 Rabiul Awwal 1442 / 20 October 2020

Proteksionisme dan Covid-19 Hambat Perdagangan Dunia

Kamis 13 Aug 2020 22:01 WIB

Red: Nur Aini

Pandemi Covid-19 memperparah perdagangan dunia

Pandemi Covid-19 memperparah perdagangan dunia

Kontraksi perdagangan dunia semester pertama 2020 sebesar minus 13,4 persen

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perdagangan internasional pada semester pertama terkontraksi sangat dalam hingga minus 13,4 persen sebagai dampak dari praktik dagang proteksionisme beberapa negara serta turunnya permintaan global akibat dari Covid-19.

Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Pingkan Audrine mengatakan kontraksi perdagangan tersebut bahkan jauh lebih dalam dibandingkan dengan kontraksi pada saat perang dunia kedua yang sebesar minus 10,4 persen. Dia mengatakan kecenderungan proteksionisme dalam perdagangan terlihat dari perang dagang Amerika dan China yang berdampak luas pada beberapa mitra dagang sehingga membuat pertumbuhannya melambat. Kemudian, pada awal tahun terjadi pandemi Covid-19 yang memperparah kondisi tersebut.

Akibatnya banyak negara melakukan pembatasan sosial pada manusia dan juga arus barang sehingga membuat perdagangan global menjadi terbatas.

Baca Juga

“Beberapa negara bahkan memprediksi perdagangan global sepanjang 2020 akan terkontraksi lebih dalam lagi,” ujar Pingkan dalam diskusi virtual, Kamis (13/8).

Menurut dia, prediksi tersebut berasal dari proyeksi UNCTAD sebesar minus 20 persen, WTO minus 13 hingga minus 32 persen, dan Uni Eropa minus 10 hingga minus 16 persen.

“Perlambatan perdagangan sebenarnya sudah terlihat sejak 2018 saat awal AS dan China berseteru dan memulai perang dagang yang dampaknya dirasakan secara global,” kata Pingkan.

Pingkan mengatakan pada 2017 perdagangan global tumbuh 5,9 persen kemudian melambat pada 2018 menjadi 4 persen, kemudian pada 2019 hanya tumbuh 0,8 persen.

“Meski begitu, ada optimisme terjadi perbaikan pada perdagangan global pada 2021 dengan proyeksi pertumbuhan 5,3 persen,” kata dia.

sumber : https://www.aa.com.tr/id/dunia/proteksionisme-dan-covid-19-jadi-penghambat-perdagangan-dunia/1940188
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA