Friday, 2 Syawwal 1442 / 14 May 2021

Friday, 2 Syawwal 1442 / 14 May 2021

Gerindra Ingin Kembali Jadikan Prabowo Capres, Ini Kata PDIP

Rabu 12 Aug 2020 06:44 WIB

Rep: Rizkyan Adiyudha / Red: Ratna Puspita

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanyo

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanyo

Foto: Istimewa
Setiap partai memiliki hak untuk menentukan sikap politik masing-masing.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menyebut keinginan Partai Gerindra untuk kembali menunjuk Prabowo Subianto sebagai calon presiden merupakan merupakan hal yang wajar. PDIP berpendapat setiap partai memiliki hak untuk menentukan sikap politik masing-masing.

"Berkaitan dengan rekomendasi KLB Gerindra tentu saja kami menghormati bahwa setiap partai berdaulat untuk menentukan sikap politik, termasuk di dalam penetapan calon presiden 2024," kata Sekretaris Jendral PDIP Hasto Kristiyanto di Jakarta, Selasa (11/8).

Dia mengatakan, PDIP saat ini belum menentukan satu calon pun untuk Pilpres 2024. Partai berlogo kepala banteng moncong putih itu mengaku masih terus melakukan proses kaderisasi dan mematangkan calon pemimpin mereka.

Baca Juga

Hasto mengatakan, PDIP akan menyerahkan penentuan calon presiden kepada Ketua Umum Megawati Soekarnoputri sesuai amanat kongres. Lagi pula, sambungnya, seorang pemimpin apalagi calon presiden haruslah sosok yang memiliki kemampuan mengenal seluruh rakyat Indonesia.

"Apakah yang bersangkutan pernah keliling seluruh Indonesia?" kata mantan sekretaris tim pemenangan Presiden Jokowi tersebut.

Dia melanjutkan, disaat yang bersamaan PDIP terus melakukan konsolidasi partai. Dia mengatakan, sehingga partai berlogo kepala banteng moncong putih ini akan siap menjalankan perintah ketua umum ketika momentum politik pemilihan kepala negara tiba.

Sebelumnya, kongres luar biasa (KLB) Partai Gerindra meminta Ketua Umum Prabowo Subianto kembali maju mencalonkan diri sebagai presiden pada Pilpres 2024. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra Ahmad Muzani mengungkapkan Prabowo baru akan memutuskan hal tersebut satu tahun jelang pilpres. 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA