Rabu 12 Aug 2020 01:18 WIB

Guru-Guru Gokil Angkat Kisah Unik Perjuangan Guru

'Guru-Guru Gokil' menjadi satu dari tiga film karya Dian Sastrowardoyo.

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Nora Azizah
Beberapa adegan film drama komedi Guru-Guru Gokil. Film ini bakal tayang di layanan streaming Netflix mulai 17 Agustus 2020.
Foto: Dok BASE Entertainment
Beberapa adegan film drama komedi Guru-Guru Gokil. Film ini bakal tayang di layanan streaming Netflix mulai 17 Agustus 2020.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Guru-Guru Gokil merupakan film pertama dari rangkaian tiga film Dian Sastrowardoyo yang berkolaborasi dengan BASE Entertainment. Film ini akan menjadi debut Dian Sastro sebagai produser di dunia perfilman Indonesia.

Dian memiliki visi untuk membuat film-film yang memiliki kedekatan dengan penonton. Guru- Guru Gokil sendiri merupakan film keluarga yang berhubungan erat ke segala umur dan seluruh lapisan masyarakat. Film dengan tema pendidikan yang bergenre drama komedi ini menceritakan dari sudut pandang guru.

Baca Juga

"Jarang sekali ditemukan dalam industri perfilman kita film yang menceritakan tentang guru. Padahal banyak film yang bercerita tentang lingkungan sekolah, namun lebih menceritakan kegiatan di sekolah dari sudut pandang murid," kata Dian dalam konferensi pers virtual pada Selasa (11/8).

Meski ketika mengajar di kelas dituntut serius, namun di sisi lain para guru juga bisa bercanda. Perjuangan para guru, khususnya mereka yang mengajar di pinggiran kota juga tidak bisa dipandang sebelah mata. Dengan segala keterbatasan yang ada, para guru tanpa pamrih mendidik murid-muridnya.

Karenanya menurut Dian, ada banyak kisah "di balik layar" para guru yang sangat menarik untuk diangkat ke dalam sebuah film. Film ini pun digarap untuk menggambarkan sisi lain dari seorang guru, dan dikemas lebih fun dalam genre komedi.

Dian juga bercerita mengapa harus menggunakan kata ‘Gokil’ di judul film. Dia mengaku, kata gokil dipilih untuk menggambarkan sesuatu yang tidak pernah ada sebelumnya tidak pernah terpikiran dan out of the box.

"Karena guru-guru yang kita ceritakan di sini adalah guru-guru yang melakukan hal-hal yang tidak pernah mereka lakukan sebelumnya untuk bisa mencapai keberhasilan mereka," ungkap Dian.

Melalui film Guru-Guru Gokil diharapkan dapat menceritakan perasaan para guru di Indonesia. Bagi Dian, sosok guru sangat penting karena guru terlahir untuk mengubah masa depan dan untuk menginspirasi murid-murid. Sehingga sangat penting bagi Dian untuk dapat membuat film yang dapat mengapresiasi kerja keras para guru. Visi ini pun didukung sepenuhnya oleh BASE Entertainment.

Film ini disutradarai oleh sutradara muda Indonesia Sammaria Sari Simanjuntak. Menggarap film ini menjadi spesial bagi Sammaria, karena kisahnya mengingatkan pada masa kecil dia.

"Cerita yang diangkat dalam film ini sangat erat dengan masa kecil saya, sehingga hal ini juga yang menggerakkan hati saya untuk menyutradarai film ini," kata Sammaria.

Guru-Guru Gokil bercerita mengenai Taat (Gading Marten) yang berambisi untuk sukses, namun sering menemui kegagalan dalam karir. Taat selalu beranggapan bahwa kesuksesan itu sama dengan memiliki uang banyak.

Namun, keadaan mengharuskan Taat untuk bekerja menjadi guru pengganti di sebuah sekolah dan di saat yang bersamaan, terjadi insiden yang menimpa para guru. Kejadian tersebut mengubah pandangan Taat terhadap uang, kesuksesan, dan dedikasi para guru.

Karena pandemi Covid-19, film Guru-Guru Gokil akhirnya tayang di layanan streaming Netflix mulai 17 Agustus 2020. Film ini juga menjadi film Indonesia original Netflix kedua, dan akan tayang di 190 negara.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement