Sunday, 3 Safar 1442 / 20 September 2020

Sunday, 3 Safar 1442 / 20 September 2020

Kronologi Tergelincirnya Pesawat Tempur Golden Eagle

Selasa 11 Aug 2020 08:22 WIB

Rep: Ronggo Astungkoro/ Red: Indira Rezkisari

Pesawat tempur Hawk MK-53 (tengah) dikawal empat pesawat T-50i Golden Eagle.

Pesawat tempur Hawk MK-53 (tengah) dikawal empat pesawat T-50i Golden Eagle.

Foto: Antara/Sigid Kurniawan
Pesawat tempur Golden Eagle rusak berat pascakecelakaan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (AU), Marsma TNI Fajar Adriyanto, menerangkan pesawat tempur jenis T-50 Golden Eagle yang tergelincir di Lanud Iswahjudi, Madiun, Jawa Timur, Senin (10/8), hendak melakukan latihan rutin. Dia menerangkan, dua pilot yang ada di pesawat tersebut berhasil selamat dari kejadian itu.

"Itu pesawat dalam rangka latihan normal, sehari-hari, nah saat akan lepas landas keluar landasan, itu siswa (TNI AU), belakangnya instruktur," jelas Fajar saat dikonfirmasi, Selasa (11/8).

Menurut Fajar, pesawat tersebut berisi dua orang pilot yang terdiri dari siswa pilot TNI AU dan instrukturnya. Mereka hendak belajar menggunakan pesawat tempur. Namun, kejadian nahas tersebut terjadi. Keduanya berhasil selamat keluar pesawat.

"Keduanya keluar pesawat, ada luka ringan, selamat dua-duanya dan sekarang sedang di rawat di rumkit, itu prosedur, nah ini kita lihat itu ada luka luka ringan," ungkap dia.

Fajar juga menerangkan, kondisi pesawat tempur tersenut dalam kondisi rusak berat pascakejadian. Pihaknya sudah menurunkan tim investigasi untuk mencari tahu secara pasti penyebab dari tergelincirnya pesawat tersebut. Kelaikan pesawat akan dicek juga.

"Rusak berat, nanti dalam investigasi penyebabnya apa, pilotnya sedang dirawat. Kita punya tim investigasi," tutur Fajar.

Pesawat milik TNI AU jenis T-50 Golden Eagle dikabarkan tergelincir di Landasan Udara (Lanud) Iswahjudi Maospati, Kabupaten Magetan, sekitar pukul 13.00 Wib, Senin (10/8). Kabar tersebut dibenarkan Komandan Lanud Iswahjudi, Marsekal Pertama (Marsma) TNI Widyargo Ikoputra. "Iya memang benar. Jamnya saat sholat Dzuhur. Tergelincir ya, bukan jatuh," ujar Widyargo saat dikonfirmasi.

Dia menyebut tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Dia juga menjelaskan bahwa pilot dan kopilot selamat. "Tidak ada korban jiwa. Alhamdulillah semua selamat. Mereka dibawa ke rumah sakit," terang dia.


Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA TERKAIT

 

BERITA LAINNYA