Wednesday, 6 Safar 1442 / 23 September 2020

Wednesday, 6 Safar 1442 / 23 September 2020

Kasus Harian Covid-19 di Australia Tembus Angka Tertinggi

Senin 10 Aug 2020 22:49 WIB

Rep: Fergi Nadira/ Red: Nur Aini

 Petugas kesehatan New South Wales (NSW) melakukan tes COVID-19 di sebuah klinik pop-up di Teluk Rushcutters di Sydney, Australia, 29 Juli 2020. Dua klinik pengujian pop-up COVID-19 yang baru telah didirikan di timur Sydney sebagai pihak berwenang. terus memantau hotspot infeksi lain yang potensial.

Petugas kesehatan New South Wales (NSW) melakukan tes COVID-19 di sebuah klinik pop-up di Teluk Rushcutters di Sydney, Australia, 29 Juli 2020. Dua klinik pengujian pop-up COVID-19 yang baru telah didirikan di timur Sydney sebagai pihak berwenang. terus memantau hotspot infeksi lain yang potensial.

Foto: EPA-EFE/DEAN LEWINS
Australia mencatat rekor kasus harian Covid-19

REPUBLIKA.CO.ID, MELBOURNE -- Australia mencatat kenaikan harian tertinggi dalam kematian kasus virus corona tipe baru atau Covid-19, Senin (10/8). Meski demikian, jumlah kasus infeksinya mengalami perlambatan.

Baca Juga

Jumlah kasus yang melambat membuka harapan bagi para pejabat bahwa gelombang kedua di negara bagian Victoria terutama telah mencapai puncaknya. Dalam 24 jam terakhir di Victoria, tercatat 19 orang meninggal dunia karena virus ini.

Angka itu adalah rekor harian nasional kasus Covid-19. Sementara, tercatat 337 orang telah didiagnosis dengan virus korona di seluruh negeri, yang merupakan kenaikan satu hari terendah sejak 29 Juli.

"Ini adalah hari yang menyedihkan bagi anggota 19 keluarga yang kehilangan orang yang dicintai karena Covid-19 hari ini," ujar wakil kepala petugas medis Australia, Michael Kidd dikutip laman Guardian, Senin.

"Kami sekarang melihat tanda-tanda pertama yang menjanjikan dari penurunan yang signifikan dalam jumlah kasus," ujarnya menambahkan.

Perlambatan kasus terjadi lebih dari sebulan setelah hampir 5 juta penduduk Melbourne, ibu kota Victoria, diminta untuk tetap di rumah. Itu juga terjadi sepekan setelah sebagian besar bisnis di kota terbesar kedua di negara itu diperintahkan untuk tutup dalam upaya untuk mengekang penyebaran virus.

Dengan sekitar 21 ribu kasus Covid-19 dan 314 kematian, Australia masih mencatat lebih sedikit infeksi dan kematian daripada banyak negara maju lainnya. Namun, pemerintahnya mengupayakan berbagai kebijakan baru untuk menutup penyebaran virus yang lebih luas di negara tersebut.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA