Wednesday, 17 Rabiul Akhir 1442 / 02 December 2020

Wednesday, 17 Rabiul Akhir 1442 / 02 December 2020

Sejarah Hari Ini: Inggris Catat Suhu Terpanas dalam Sejarah

Senin 10 Aug 2020 06:14 WIB

Rep: Fergi Nadira/ Red: Ani Nursalikah

Sejarah Hari Ini: Inggris Catat Suhu Terpanas dalam Sejarah. Orang-orang memadati  pantai pada musim terpanas di Bournemouth, Inggris.  Ilustrasi

Sejarah Hari Ini: Inggris Catat Suhu Terpanas dalam Sejarah. Orang-orang memadati pantai pada musim terpanas di Bournemouth, Inggris. Ilustrasi

Foto: AP / Matt Dunham
Ratusan ribu warga Inggris memadati pantai untuk menikmati matahari saat itu.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Pada 10 Agustus 2003, Inggris mencatat hari terpanasnya dengan lonjakan suhu hingga 38,1 derajat Celsius atau (100,6 Fahrenheit) di Gravesend, Kent. Rekor tersebut sebenarnya sudah dua kali dipecahkan sepanjang hari itu.  

Tempat pertama yang mengalahkan rekor sebelumnya 37,1 C (98,8 F) di Cheltenham pada 1990. Kemudian di Bandara Heathrow di mana suhu sebelumnya hari ini tercatat 37,9 C (100,2 F).

Suhu yang lebih tinggi tercatat di Kent sehingga menjadikan hari ini hari terpanas sejak pencatatan dimulai sekitar 130 tahun yang lalu pada 1875. Ratusan ribu orang bergabung ke pantai untuk menikmati sinar matahari.

Baca Juga

Jalan-jalan ke selatan dan barat macet saat pengendara mobil keluar dari kota yang panas terik. Resor seperti Clacton-on-Sea di Essex dan Tenby di Pembrokeshire mengatakan tidak ada tempat tidur cadangan sama sekali di hotel atau wisma.

Di Bournemouth, Dorset, garis pantai dipenuhi oleh sekitar 100 ribu pecinta matahari dan konon tidak ada ruang kosong di atas pasir pantai. Pembatasan kecepatan untuk mencegah rel tertekuk telah diberlakukan di rel kereta api dari siang hari setiap hari sementara suhu terus di atas 30 C. Komuter mengalami penundaan hingga satu jam karena kereta yang biasanya melaju hingga 110 mph (177 kph) diturunkan hingga 60 mph (96,5 kph).

Kepala peramal cuaca untuk Kantor Metereologi Inggris atau Kantor Met, Nigel Reed mengatakan musim panas yang panas ini mungkin menjadi rutinitas dalam 50 atau 70 tahun. "Di tahun-tahun mendatang, karena atmosfer bumi memanas melalui pemanasan global, tampaknya peristiwa cuaca panas ini terjadi dengan frekuensi yang lebih sering," katanya dilansir BBC History, Senin (10/8).

Para ilmuwan mengatakan, cuaca musim panas ini sesuai dengan tren global yang telah menyaksikan suhu lebih tinggi dari rata-rata dalam sembilan dari 12 tahun terakhir. Gelombang panas di Inggris mengikuti suhu sangat tinggi yang tercatat di seluruh Eropa, dengan beberapa negara mencapai 40 derajat Celsius pada pekan lalu.

Gelombang panas juga menimbulkan sisi negatif di beberapa negara. Sedikitnya 30 orang tewas dalam cuaca panas dan kebakaran yang terjadi di beberapa negara.

Kantor Met kemudian mengakui suhu tertinggi yang pernah tercatat tidak di Gravesend, tetapi di Brogdale terdekat, dekat Faversham, juga di Kent, di mana suhu mencapai 38,5 drajat Celsius (101,3 F). Rekor lain dipecahkan pada bulan berikutnya, yang merupakan September tercerah sejak pencatatan dimulai dengan rata-rata enam jam sehari di seluruh Inggris.

Di seluruh Eropa secara keseluruhan, 2003 adalah musim panas terpanas selama setidaknya 500 tahun. Sebuah studi yang diterbitkan pada Maret 2004 menunjukkan cuaca telah berubah menjadi lebih dingin dan lebih hangat selama setengah abad terakhir, tetapi para ilmuwan juga melaporkan tren pemanasan yang sangat kuat dan belum pernah terjadi sebelumnya sejak 1977.

Penelitian terus dilakukan untuk mencoba mencari tahu mengapa suhu global rata-rata telah meningkat secara signifikan selama seabad terakhir. Laporan menunjukkan itu adalah kombinasi dari aktivitas manusia, aktivitas matahari, dan lautan yang lebih hangat.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA