Thursday, 5 Rabiul Awwal 1442 / 22 October 2020

Thursday, 5 Rabiul Awwal 1442 / 22 October 2020

Covid-19 Tambah 1.893, DKI Catat Kasus Sembuh Lebih Banyak 

Ahad 09 Aug 2020 16:28 WIB

Rep: Sapto Andika Candra / Red: Ratna Puspita

Data pasien covid-19 (ilustrasi). Pemerintah merilis ada penambahan kasus konfirmasi positif Covid-19 sebanyak 1.893 orang dalam 24 jam terakhir.

Data pasien covid-19 (ilustrasi). Pemerintah merilis ada penambahan kasus konfirmasi positif Covid-19 sebanyak 1.893 orang dalam 24 jam terakhir.

Foto: republika
DKI mencatatkan 440 kasus positif baru dan 558 orang kasus sembuh.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah merilis ada penambahan kasus konfirmasi positif Covid-19 sebanyak 1.893 orang dalam 24 jam terakhir. Dari angka tersebut, DKI Jakarta dan Jawa Timur masih memuncaki daftar provinsi dengan penambahan kasus harian terbanyak nasional. 

DKI Jakarta mencatatkan ada 440 kasus positif baru pada satu hari terakhir. Kemudian menyusul Jawa Timur dengan 408 kasus, Jawa Barat dengan 179 kasus, Jawa Tengah dengan 140 kasus, dan Kalimantan Selatan dengan 98 kasus. 

Dari kelima provinsi dengan kasus baru tertinggi, ada dua provinsi yang mencatatkan pasien sembuh lebih banyak ketimbang kasus barunya. DKI Jakarta mencatatkan pasien sembuh sebanyak 558 orang pada hari ini, lebih banyak dari jumlah kasus baru. 

Baca Juga

Begitu juga dengan Kalimantan Selatan yang melaporkan ada 136 pasien sembuh. Jumlah pasien sembuh pada hari ini dilaporkan bertambah 1.646 orang, sehingga angka kumulatifnya menjadi 80.952 pasien yang dinyatakan sembuh. 

Sementara jumlah pasien yang meninggal dunia dengan status positif Covid-19 bertambah 65 orang, sehingga jumlahnya menjadi 5.723 pasien yang meninggal dunia. 

Berdasarkan grafik penambahan kasus Covid-19 secara harian di Indonesia, trennya masih terus menunjukkan kenaikan. Belum ada tanda-tanda penambahan kasus mulai menurun. 

Sejak awal Covid-19 teridentifikasi di Indonesia, sudah empat kali kasus harian tembus angka 2.000 orang. Pertama pada 9 Juli 2020 dengan 2.657 kasus baru, kedua pada 29 Juli dengan 2.381 kasus baru, ketiga pada 31 Juli dengan 2.040 kasus, dan keempat 7 Agustus dengan 2.473 kasus baru. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA