Monday, 4 Safar 1442 / 21 September 2020

Monday, 4 Safar 1442 / 21 September 2020

Tahanan Anak Palestina Ini Pertama Terinfeksi Covid-19

Ahad 09 Aug 2020 03:30 WIB

Rep: Rr Laeny Sulistyawati/ Red: Ani Nursalikah

Tahanan Anak Palestina Ini Pertama Terinfeksi Covid-19

Tahanan Anak Palestina Ini Pertama Terinfeksi Covid-19

Foto: AP/Rick Bowmer
Setidaknya 30 penjaga penjara Israel dan tujuh tahanan Palestina positif Covid-19.

REPUBLIKA.CO.ID, ASHKELON -- Defense for Children International Palestine (DCI-P) mencatat seorang tahanan anak Palestina di penjara Israel telah dites virus corona SARS-CoV2 (Covid-19) dan hasilnya positif. Remaja berusia 15 tahun ini berasal dari Kamp Pengungsi Al Jalazoun di Kota Ramallah, Tepi Barat.

Baca Juga

Ia ditahan kurang dari dua pekan lalu dan kemudian dibawa ke Penjara Shikma di Ashkelon, Israel Selatan. "Remaja ini dibawa ke penjara Israel untuk diinterogasi," kata pengacara kelompok sayap kanan Iyad Misk seperti dikutip dari Middle East Monitor, Sabtu (8/8).

Sejauh ini, setidaknya 30 penjaga penjara Israel dan tujuh tahanan Palestina dinyatakan positif Covid-19. Ini terjadi setelah Mahkamah Agung Israel memutuskan awal bulan lalu tahanan Palestina tidak memiliki hak perlindungan jarak sosial terhadap virus corona.

Pengadilan tinggi Israel menolak petisi yang dibuat oleh Pusat Hukum untuk Hak Minoritas Arab yang meminta otoritas penjara menerapkan pedoman perlindungan Covid-19 bagi narapidana di penjara Gilboa, sebuah tempat di Israel utara yang menampung sekitar 450 warga Palestina. Tetapi tempat ini dikategorikan oleh Israel sebagai keamanan tahanan.

Zionis terus-menerus gagal memberikan pelayanan pencegahan dasar kepada para narapidana sejak awal pandemi, bahkan menjauhkan beberapa makanan dan produk kebersihan dan produk kebersihan dari penjara. "Tidak bisa dibenarkan pasukan Israel menahan seorang anak yang saat ini terinfeksi Covid-19," kata direktur program DCI-P Ayed Abu Eqtaish.

Ia menambahkan, dengan memperpanjang penahanan bagi remaja laki-laki ini, otoritas Israel telah ceroboh membahayakan kesehatan dan kesejahteraannya bersama dengan kesehatan tahanan lainnya. Ia mendesak otoritas Israel harus segera membebaskan semua tahanan anak Palestina.

Sedikitnya hingga 160 anak Palestina ditahan di Tahanan Militer Militer Israel pada Juni 2020. Tercatat 700 anak Palestina dari Yerusalem Timur dipenjara tahun lalu.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA