Friday, 6 Rabiul Awwal 1442 / 23 October 2020

Friday, 6 Rabiul Awwal 1442 / 23 October 2020

Sandiaga Anggap Ekonomi di Masyarakat Mulai Menggeliat

Sabtu 08 Aug 2020 11:01 WIB

Rep: Erik PP/ Red: Erik Purnama Putra

Pengusaha nasional Sandiaga Salahuddin Uno di rest area Tol Jakarta-Merak, Banten, Kamis (6/8).

Pengusaha nasional Sandiaga Salahuddin Uno di rest area Tol Jakarta-Merak, Banten, Kamis (6/8).

Foto: Dok Sandi Uno
Penjual di rest area mengaku bersyukur karena kini pembeli mulai berdatangan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengusaha nasional Sandiaga Salahuddin Uno bersama istri, Nur Asia dan putra semata wayangnya, Sulaiman Saladdin Uno melakukan perjalanan darat menuju Pantai Tanjung Lesung, Kabupaten Pandeglang, Banten pada Kamis (6/8). Sandi pun memilih mamper mencicipi makanan di sebuah toko pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di sebuah rest area Tol Jakarta-Merak.

Sembari beristirahat, Sandi ingin menikmati cerahnya mentari yang bersinar terang pada pagi hari. Sambil menyeruput segelas susu jahe dengan camilan pisang goreng tanduk yang dipesannya, hal itu mengundang perhatian orang-orang di sekitarnya yang juga sedang beristirahat.

Mereka pun meminta izin untuk berfoto bersama Sandi. Pertemuan itu dimanfaatkan Sandi dengan mengobrol bebas, termasuk dengan seorang perempuan berjilbab yang berasal dari Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung, yang hendak menuju Yogyakarta untuk berlibur bersama keluarganya.

Sandi pun mengingatkan mereka agar tidak lupa membawa hand sanitizer dan mengenakan masker demi mencegah penularan Covid-19. "Insya Allah Pak, kita bawa dan pakai masker (juga)," ucap perempuan tersebut semringah.

Begitu juga dengan seorang bapak yang diketahui berasal dari Dili, Timor leste. Bapak itu bersama keluarganya hendak pulang menuju Kota Serang, Banten. "Saya asal dari Timor Leste, tapi sudah kewarganegaraan Indonesia," ungkap sang bapak yang menyalami Sandi.

"Oh Timor Leste? Saya ada banyak sekali saudara-saudara di Timor Leste," kata Sandi merespon.

Percakapan mereka pun berlanjut. Sandi menanyakan kapan terakhir kali pulang ke Kota Dili, Timor Leste. "Tahun 2010, sudah tidak pulang," jawab sang bapak yang mengaku menetap di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dan ingin pergi ke Kota Serang.

Bangkitnya ekonomi
Walau kondisi rest area masih sepi, menurut Sandi, keberadaan masyarakat yang singgah dan beristirahat menjadi secercah harapan atas membaiknya kondisi ekonomi bangsa. Hal itu juga diakui salah satu penjaga warung tempat Sandi memesan susu jahe dan pisang tanduk.

Perempuan berjilbab itu mengaku kondisi usaha mulai membaik. Walaupun belum pulih seperti keadaan normal, sang penjual mengaku bersyukur karena kini pembeli mulai berdatangan. "Alhamdulillah sudah baik, tapi masih agak sepi," ungkap perempuan berjilbab.

"Kemarin nggak ada pembeli sama sekali, sekarang bagaimana kondisinya? Alhamdulillah ya," ucap Sandi.

Jawaban dari sang penjaga toko menjadi bukti bagi Sandi bahwa ekonomi masyarakat mulai bergerak dan membaik. Dia pun mengajak semua pihak untuk kembali menggeliatkan ekonomi masyarakat di tengah keterbatasan imbas pandemi Covid-19.

"Yuk saatnya kita bangkitkan lagi usaha-usaha masyarakat, ciptakan kembali peluang usaha dan lapangan kerja di tengah beban biaya hidup yang bukannya turun tapi malah meningkat," ucap wakil gubernur DKI Jakarta 2017-2018 ini.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA