Sabtu 08 Aug 2020 06:13 WIB

Polisi Ringkus Laki-Laki Cabuli Calon Anak Tiri

Tiga hari menjelang pernikahan, ibu korban membatalkan pernikahan dengan pelaku.

Rep: Antara/ Red: Erik Purnama Putra
Pelaku pencabulan terhadap anak tiri (ilustrasi).
Foto: Foto : MgRol_94
Pelaku pencabulan terhadap anak tiri (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON -- Kepolisian Resor Kota (Polresta) Cirebon, Jawa Barat, membekuk laki-laki berinisial S (27 tahun) yang mencabuli calon anak tirinya, akibat perbuatannya rencana menikahi ibu dari korban dipastikan gagal.

"Korban pencabulan masih di bawah umur. Di mana korbannya merupakan calon anak tiri tersangka S," kata Kapolresta Cirebon Kombes M Syahdudi di Kota Cirebon, Jumat (7/8).

Menurutnya, tersangka mengaku tiga kali mencabuli korban yang merupakan calon anak tirinya. Aksi tersebut dilakukan selama bulan Juli di rumah korban yang berada di Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon.

Tersangka, kata Syahdudi, ketika melakukan perbuatannya itu mengancam korban agar tidak lapor ke orang tuanya. Tersangka juga mengaku akan membatalkan pernikahannya dengan orang tua korban, jika korban melaporkan aksi bejat calon ayah tirinya itu.

"Tersangka rencananya menikah dengan ibu korban, namun tiga hari sebelum menikah, perbuatan tersangka ini terungkap, sehingga pernikahannya dibatalkan," tuturnya.

Meskipun sempat diancam, korban yang masih di bawah umur itu mengadu kepada ibunya. Menurut Syahdudi, atas aduan tersebut ibu korban langsung melaporkan tersangka kepada Polresta Cirebon. "Kasus ini dilaporkan oleh orang tua korban yang berencana akan menikah dengan tersangka," katanya.

Akibat perbuatannya tersangka dikenakan Pasal 76 D juncto pasal 81 ayat (1) dan atau pasal 81 (2) juncto ayat (1) atau pasal 76 E Jo 82 ayat (1) UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Melakukan Persetubuhan dan atau Perbuatan Cabul terhadap Anak. "Dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun kurungan penjara," katanya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement