Tuesday, 5 Safar 1442 / 22 September 2020

Tuesday, 5 Safar 1442 / 22 September 2020

185 ABK Kapal MV Zuiderdam Dites Usap di Tanjung Priok

Kamis 06 Aug 2020 16:35 WIB

Rep: Muhammad Ubaidillah/ Red: Bilal Ramadhan

Sebanyak 185 ABK kapal MV Zuiderdam dievakuasi pada Kamis (6/8) melalui Terminal 2 JICT Tanjung Priok untuk dilakukan tes usap.

Sebanyak 185 ABK kapal MV Zuiderdam dievakuasi pada Kamis (6/8) melalui Terminal 2 JICT Tanjung Priok untuk dilakukan tes usap.

Foto: Muhammad Ubaidillah
ABK yang positif hasil tes usapnya akan dibawa ke RS Wisma Atlet Kemayoran.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebanyak 185 ABK Kapal MV Zuiderdam dievakuasi pada Kamis (6/8) melalui Terminal 2 JICT Tanjung Priok. Rinciannya 184 laki-laki dan satu orang wanita. Kini mereka dibawa ke Hotel Mercure Harmony untuk dilakukan tes usap.

Komandan SATGAS Evakuasi WNI Brigjen (Mar) Hermanto menjelaskan evakuasi kali ini merupakan yang ke 21 kalinya. Total jumlah ABK yang telah dievakuasi selama lebih kurang 6 ribu orang. Ia mengatakan, jika masih ada ABK yang perlu dievakuasi maka pihaknya akan langsung bergerak bersama tim gabungan.

"Tim gabungan mulai dari pagi sudah melakukan evakuasi penurunan ABK dan pengawalan. Kurang lebih dari dermaga ini (terminal 2 JICT Tanjung Priok) 2 sampai 3 miles jaraknya," kata Hermanto, Kamis (6/8).

Hermanto melanjutkan sebelum ABK dipulangkan ke kampung halaman, mereka harus melewati tahapan pemeriksaan mulai turun dari kapal. Pemeriksaan suhu dan penyemprotan disinfektan barang bawaan dilakukan di dermaga. Namun untuk tes usap dilaksanakan di hotel di Jakarta.

Nantinya ABK yang hasil tes usapnya positif maka akan dibawa ke Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet, Kemayoran. Namun jika hasil tes usap negatif, maka akan dipulangkan ke kampung halaman.

"Karena mereka sudah cukup lama berlayar kurang lebih ada yang 4 sampai 6 bulan bahkan mungkin ada yang satu tahun," terang Hermanto.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA