Sunday, 10 Safar 1442 / 27 September 2020

Sunday, 10 Safar 1442 / 27 September 2020

Belanja Online tidak Lagi Terkonsentrasi di Jawa

Kamis 06 Aug 2020 11:01 WIB

Rep: Rahma Sulistya/ Red: Fuji Pratiwi

E-commerce (perdagangan online). Sebuah riset yang dilakukan Kredivo dan Katadata Insight Center menunjukkan, belanja online tidak lagi terkonsentrasi di Jawa saja.

E-commerce (perdagangan online). Sebuah riset yang dilakukan Kredivo dan Katadata Insight Center menunjukkan, belanja online tidak lagi terkonsentrasi di Jawa saja.

Foto: Republika
Pertumbuhan e-commerce di luar Jawa menjadi sinyal baik bagi inklusi digital.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Situasi perekonomian Indonesia semakin hari semakin menantang, apalagi di tengah pandemi yang masih belum berlalu. Beberapa kebiasaan masyarakat pun muncul, salah satunya belanja online.

Sebuah riset yang dilakukan Kredivo dan Katadata Insight Center menunjukkan, belanja online tidak lagi terkonsentrasi di Jawa saja. Riset ini menemukan potensi pertumbuhan e-commerce d​i luar Jawa cukup baik. Meskipun, jumlah dan nilai transaksi ​e-commerce ​Indonesia tetap masih lebih tinggi di Jawa.

Sebagai contoh di level kota, beberapa kota besar di luar Jawa memiliki konsumen ​e-commerce yang cukup banyak, seperti Medan, Palembang, dan Denpasar. "Pertumbuhan e-commerce di luar Jawa menjadi sinyal baik bagi inklusi digital," ungkap General Manager Kredivo Indonesia, Lily Suriani, dalam keterangan tertulisnya yang diterima Republika, Rabu (5/8).

Penetrasi internet, daya beli, dan upah minimum regional (UMR), menjadi daya dorong utama dalam peningkatan transaksi digital per populasi. Ini juga menunjukkan peluang peningkatan inklusi finansial akibat penggunaan teknologi keuangan dalam bertransaksi digital. Hal itu seiring penetrasi e-commerce yang lebih luas ke seluruh wilayah Indonesia.

Direktur Riset Katadata Insight Center, Mulya Amri​ menyampaikan, secara keseluruhan, riset ini diharapkan menjadi riset yang unik dan berbeda dibanding riset serupa lainnya. Karena riset ini menggunakan pendekatan berbasis data primer Kredivo, sebagai metode pembayaran di hampir semua marketplace dan e-commerce terkemuka di Indonesia.

Baca Juga

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA