Sunday, 3 Safar 1442 / 20 September 2020

Sunday, 3 Safar 1442 / 20 September 2020

Pemkab Bogor Genjot Pariwisata untuk Pulihkan Ekonomi

Rabu 05 Aug 2020 23:18 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Kepadatan kendaraan menuju jalur wisata Puncak, Gadog, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (1/8/2020). Tingginya volume kendaraan menuju kawasan wisata Puncak Bogor pada liburan Hari Raya Idul Adha membuat penumpukan dan kepadatan di kawasan tersebut, Sat Lantas Polres Bogor memberlakukan rekayasa lalu lintas buka tutup jalan satu arah untuk mengurai kepadatan kendaraan. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/hp.

Kepadatan kendaraan menuju jalur wisata Puncak, Gadog, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (1/8/2020). Tingginya volume kendaraan menuju kawasan wisata Puncak Bogor pada liburan Hari Raya Idul Adha membuat penumpukan dan kepadatan di kawasan tersebut, Sat Lantas Polres Bogor memberlakukan rekayasa lalu lintas buka tutup jalan satu arah untuk mengurai kepadatan kendaraan. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/hp.

Foto: Antara/Yulius Satria Wijaya
Pemkab meminta sektor pariwisata menjalankan protokol kesehatan.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR  -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor Jawa Barat mulai menggenjot sektor pariwisata untuk mendukung pemulihan ekonomi di tengah pandemi virus Corona Covid-19. Pemkab menilai ekonomi harus tetap berjalan meski di tengah badai Corona.

"Pemerintah Kabupaten Bogor tetap fokus untuk menangani Covid-19, tapi sektor ekonomi juga harus pulih dan tetap berjalan," ujar Wakil Bupati Iwan Setiawan usai meninjau dua lokasi wisata, yakni Curug Cipamingkis dan Villa Khayangan di Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Rabu.

Menurut dia, para pelaku usaha di sektor pariwisata harus mulai berbenah dan berinovasi di tengah pandemi Covid-19. Terutama dengan memperhatikan standar protokol kesehatan. "Saya mengajak para pelaku usaha wisata untuk terus berinovasi. Kami dari Pemerintah Kabupaten Bogor sudah mengizinkan beberapa tempat wisata untuk buka dengan menjalankan protokol kesehatan yang sangat ketat," kata politisi Partai Gerindra itu.

Ia mengatakan, meski peran usaha pariwisata sangat penting dalam pemulihan ekonomi, tapi pihaknya tak segan untuk memberikan sanksi kepada pemilik tempat wisata yang tidak menerapkan protokol kesehatan.

"Kalau tempat wisata tidak melakukan protokol kesehatan sesuai aturan yang ada pastinya akan kita beri sanksi atau kita cabut izinnya. Satu hal lagi, untuk tempat wisata air belum kita izinkan," tuturnya.

Iwan berharap, pemulihan ekonomi melalui sektor ekonomi ini didukung dengan infrastruktur yang mempuni dari Pemerintah Kabupaten Bogor, terutama masalah aksesibilitas.

Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA