Monday, 9 Rabiul Awwal 1442 / 26 October 2020

Monday, 9 Rabiul Awwal 1442 / 26 October 2020

Total Pasien Sembuh Covid-19 di Depok Capai 1.003 Orang

Rabu 05 Aug 2020 21:53 WIB

Rep: Rusdy Nurdiansyah/ Red: Andi Nur Aminah

Wali Kota Depok, Mohammad Idris.

Wali Kota Depok, Mohammad Idris.

Foto: Dok Dinas Kominfo Kota Depok
Total kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kota Depok sebanyak 1.347 orang.

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Jumlah angka kesembuhan pasien positif virus Corona (Covid-19) di Kota Depok terus meningkat. Berdasarkan data laporan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, total angka pasien positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh sudah mencapai 1.003 orang, atau 74,46 persen dari total komulatif pasien yang positif.

"Saya bersyukur pasien sembuh bertambah lima orang, totalnya menjadi 1.003 orang," ujar Wali Kota Depok, Mohammad Idris dalam siaran pers yang diterima Republika.co.id, Rabu (5/8).

Dia menambahkan, untuk data terbaru Covid-19 di Kota Depok lainnya, kasus suspeck aktif atau probable terjadi penurunan, sebanyak tujuh menjadi total 421 orang. Sedangkan kasus kontak erat aktif mencapai 365, bertambah empat orang. "Untuk kasus konfirmasi aktif Covid-19 ada 293 bertambah 35 orang," terang Idris.

Baca Juga

Menurut Idris, total kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kota Depok sebanyak 1.347 orang. Sementara itu, pasien meninggal bertambah satu orang menjadi 51 orang.

"Saya mengimbau kepada seluruh warga Kota Depok, untuk tetap menjalankan protokol kesehatan dengan memakai masker dan menjaga jarak aman. Bagi para pekerja dimanapun, saya meminta agar memproteksi diri dan ketika kembali ke rumah agar menerapkan protokol kesehatan, di antaranya membersihkan diri sebelum kontak dengan anggota keluarga, termasuk menyimpan peralatan yang dibawa dari luar ke dalam kotak khusus. Semoga kita semua selalu diberikan kesehatan dan keselamatan," ujarnya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA