Sunday, 10 Safar 1442 / 27 September 2020

Sunday, 10 Safar 1442 / 27 September 2020

Rusia Diizinkan Dirikan Pangkalan Militer di 6 Negara Afrika

Rabu 05 Aug 2020 06:09 WIB

Red: Christiyaningsih

Kemlu Jerman mengklaim 6 negara Afrika memberikan jaminan kepada pemerintah Moskow untuk mendirikan pangkalan militer di benua itu - Anadolu Agency

Kemlu Jerman mengklaim 6 negara Afrika memberikan jaminan kepada pemerintah Moskow untuk mendirikan pangkalan militer di benua itu - Anadolu Agency

Kemlu Jerman mengklaim 6 negara Afrika memberikan jaminan kepada pemerintah Moskow untuk mendirikan pangkalan militer di benua itu - Anadolu Agency

REPUBLIKA.CO.ID, BERLIN - Rusia telah meningkatkan kerja sama militer dengan negara-negara Afrika dan memperoleh izin untuk mendirikan pangkalan militer di enam negara Afrika, lapor harian Bild yang mengutip laporan rahasia dari Kementerian Luar Negeri Jerman.

Baca Juga

Menurut harian tersebut, Rusia telah membuat perjanjian kerja sama militer dengan 21 negara Afrika sejak 2015, dan sejumlah negara di Afrika, di mana negara itu sebelumnya hanya memiliki kerja sama militer dengan empat negara di Afrika.

Laporan itu berisi dugaan pemberian jaminan kepada pemerintah Moskow untuk mendirikan pangkalan militer di Republik Afrika Tengah, Mesir, Eritrea, Madagaskar, Mozambik, dan Sudan.

Menurut berita tersebut, tentara rahasia dan tentara formal Rusia melatih pasukan dari negara-negara tersebut. Sekitar 180 tentara Rusia dikerahkan di Republik Afrika Tengah.

Laporan itu juga mengatakan bahwa sekitar 20 tentara Mali dilatih di Rusia setiap tahun. Tidak hanya tentara resmi Rusia, tetapi pasukan swasta seperti Wagner Group juga ikut berperan aktif di Afrika. 

Meski pemerintah Moskow menolak telah mengerahkan pasukan swasta itu, tetapi para pakar Jerman menyatakan kelompok ini digunakan sebagai "kendaraan hibrida" oleh Rusia agar efektif secara politik, ekonomi dan militer, ungkap berita itu.

sumber : https://www.aa.com.tr/id/dunia/rusia-diizinkan-dirikan-pangkalan-militer-di-6-negara-afrika/1931179
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA