Tuesday, 5 Safar 1442 / 22 September 2020

Tuesday, 5 Safar 1442 / 22 September 2020

Kini Batuk ke Arah Orang Lain Bakal Kena Kartu

Rabu 05 Aug 2020 02:30 WIB

Rep: Muhammad Ikhwanudin/ Red: Agung Sasongko

Kartu Merah Ilustrasi

Kartu Merah Ilustrasi

Foto: AP / Adam Davy, Pool
Regulasi terbaru ini mulai berlaku pada musim kompetisi sepakbola Inggris musim depan

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Pemain yang sengaja batuk ke arah lawan atau wasit akan diganjar kartu merah. Keputusan ini diambil oleh Penyusun Regulasi Federasi Sepakbola Inggris (IFAB), Senin (3/8) lalu. 

Baca Juga

Ifab menganggap tindakan batuk dengan sengaja ke arah orang lain sebagai bentuk sikap, bahasa, dan gestur ofensif.  "Dengan perbuatan itu, wasit wajib membuat keputusan tegas sesuai ketentuan," demikian pernyataan IFAB seperti dilansir BBC, Selasa (4/8). 

Regulasi terbaru ini akan mulai berlaku pada musim kompetisi sepakbola Inggris musim 2020/21 yang akan bergulir mulai September mendatang sebagai bentuk pencegahan penyebaran virus corona. 

Tak hanya Liga Primer, kasta di bawahnya seperti Championship juga akan mengaplikasikan peraturan serupa.  "Jika tindakan itu tidak disengaja, maka wasit tidak harus memberi sanksi. Misalnya batuk di jarak yang jauh dengan pemain lain," lanjut Ifab.

"Namun jika jaraknya dekat dan sengaja, maka wasit harus mengambil sikap."

Federasi Sepakbola Inggris (FA) menetapkan keputusan baru terkait pertandingan sepakbola di Liga Inggris. Para pemain akan diberi kartu merah jika terbukti batuk dengan sengaja ke arah pemain lawan atau ofisial selama laga berlangsung. 

Peraturan ini diambil berdasarkan dokumen yang dirilis oleh FA sebagai penerapan kedisiplinan bagi pemain di lapangan. Tak hanya Liga Primer Inggris, kasta di bawahnya seperti Championship juga wajib mengaplikasikan regulasi ini mulai musim baru yang akan bergulir pertengahan September mendatang. 

"Saat wasit memastikan ada pemain yang batuk dalam jarak dekat ke arah wajah pemain lawan atau ofisial pertandingan. Wasit akan wajib mengambil keputusan berdasarkan pasal 12 terkait tindakan, bahasa, dan gestur ofensif," demikian pernyataan resmi FA seperti dilansir Lancs Live, Senin (3/8). 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA TERKAIT

 

BERITA LAINNYA