Saturday, 13 Rabiul Akhir 1442 / 28 November 2020

Saturday, 13 Rabiul Akhir 1442 / 28 November 2020

IDI Imbau Influencer Cek Latar Belakang Narasumber

Selasa 04 Aug 2020 11:27 WIB

Red: Reiny Dwinanda

Peneliti Hadi Pranoto menunjukkan ramuan herbal untuk antibodi mencegah Covid-19, di Kota Bogor, Jawa Barat, Senin (3/8/2020). Hadi dan penyanyi Anji dilaporkan ke polisi karena menyebarkan informasi tidak benar terkait Covid-19.

Peneliti Hadi Pranoto menunjukkan ramuan herbal untuk antibodi mencegah Covid-19, di Kota Bogor, Jawa Barat, Senin (3/8/2020). Hadi dan penyanyi Anji dilaporkan ke polisi karena menyebarkan informasi tidak benar terkait Covid-19.

Foto: ANTARA FOTO/Arif Firmansyah
Terkait kasus Anji-Hadi Pranoto, IDI ingatkan, influencer hati-hati pilih narasumber.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Daeng Mohammad Faqih mengimbau para pemengaruh alias influencer untuk mengecek latar belakang narasumber dengan saksama. Hal itu penting dilakukan sebelum mereka memublikasikan konten terkait Covid-19 di platformnya.

"Harapan kami, khususnya untuk influencer sebaiknya cek dulu narasumber, sesuai dengan kaidah keilmuan atau tidak, jika ingin menyampaikan sesuatu ke publik," kata Daeng pada Antara, Selasa.

Daeng mengatakan bahwa influencer memiliki pengaruh besar dalam membentuk opini masyarakat. Oleh sebab itu, mereka harus berhati-hati dalam memberikan informasi.

"Influencer kan banyak diikuti orang," kata dia.

Penyanyi Anji kembali menuai kontroversi di media sosial terkait dengan salah satu wawancaranya dengan ilmuwan yang disapanya dengan sebutan "profesor", Hadi Pranoto. Obrolan Anji dan kepala Tim Riset Formula Antibodi itu diunggah dalam kanal Youtube dunia MANJI dengan judul "Bisa Kembali Normal? Obat Covid-19 Sudah Ditemukan!!".

Kini, konten tersebut telah dihapus Youtube karena dianggap melanggar kebijakan komunitas. Dalam video berdurasi sekitar 30 menit tersebut, Hadi mengeklaim telah berhasil menemukan antibodi COVID-19 berbahan herbal.

Senin, Anji dan Hadi dilaporkan oleh Ketua Umum Cyber Indonesia Muannas Alaidid ke Polda Metro Jaya. IDI juga membantah jika Hadi adalah anggotanya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA