Friday, 26 Syawwal 1443 / 27 May 2022

Perjalanan Panjang BMH Kirim Qurban ke Pelosok Halmahera

Selasa 04 Aug 2020 08:17 WIB

Red: Irwan Kelana

BMH menyalurkan daging hewan kurban kepada masyarakat Desa Patlean Kabupaten Halmahera Timur, Jumat  (31/7).

BMH menyalurkan daging hewan kurban kepada masyarakat Desa Patlean Kabupaten Halmahera Timur, Jumat (31/7).

Foto: Dok BMH
Butuh waktu dua hari untuk mengantarkan hewan qurban Desa Patlean.

REPUBLIKA.CO.ID, HALMAHERA -- Qurban Berkah Nusantara senantiasa hadir setiap momentum Idul Adha. Program  yang diinisiasi BMH ini  menyambangi dan menyapa Warga Negara Indonesia hingga pelosok negeri. Salah satunya,  pelosok Maluku Utara, tepatnya di Desa Patlean,  Kabupaten Halmahera Timur, Jumat  (31/7).

"Menyampaikan amanah kurban hingga pelosok Halmahera terbilang tidak bisa instan. Perjalanan panjang dan medan ekstrem harus dilalui. Kala itu tim berangkat pada 29 Juli 2020 dari Ternate menuju Sofifi dengn menggunakan speed boat, dengan waktu tempuh satu jam," terang Kepala BMH Perwakilan Maluku Utara, Arif Ismail, Senin  (3/8). 

"Setelah itu lanjut perjalanan menuju ke Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara selama 5 jam dengan menggunakan kendaraan roda 2. Sepanjang perjalanan hujan panas adalah teman yang harus diakrabi. Pas hujan pakaian basah, biarkan saja, nanti kering di badan tidak menjadi halangan bagi tim," imbuhnya dalam rilis yang diterima Republika.co.id. 

photo
Untuk  mengantarkan hewan qurban dari Ternate ke Desa Patlean Kabupaten Halmahera Timur, butuh waktu dua hari melewati darat dan laut.  (Foto: Dok BMH)
Sampai di Tobelo,  ternyata belum akhir perjalanan. Tim Qurban Berkah Nusantara BMH harus menunggu kapal kayu untuk menyebrang ke Desa Wasileo,  Kecamatan Maba Timur. 

Yang ditunggu datang, kapal pun berangkat pada  pukul 12 malam menyebrangi lautan bebas. Di tengah jalan kapal bertemu hujan angin, gelombang yang membuat kapal terombang-ambing. "Dalam penyeberangan delapan jam itu, sebagian tim mabuk laut," jelas Arif.

Namun, kendala belum usai, tiba di Desa Wasileo tidak ada jembatan untuk kapal bersandar di dermaga.

"Satu-satunya jalan menunggu perahu desa menjemput di tengah laut. Alhamdulillah ada yang jemput," jelas Arif tersenyum.

photo
Perjuangan mengantarkan daging qurban di pelosok Halmahera Timur. (Foto: Dok BMH)
Dari Desa Waliseo, 30 Juli 2020, Tim Qurban Berkah Nusantara BMH melanjutkan perjalanan menyusuri hutan dengan menggunakan kendaraan roda dua. 

"Tidak disangka perjalan kami harus melewati tanah yang becek, sesekali kami terjatuh karena jalanan  yang sangat licin,  naik turun gunung, melewati sungai karena tidak adanya akses jembatan," tuturnya. 

Namun seperti janji Allah, bersama kesulitan  ada kemudahan, akhirnya setelah menempuh perjalanan kurang lebih dua hari Tim Qurban Berkah Nusantara BMH akhirnya tiba di desa tujuan,  yakni Desa Patlean dengan selamat.

"Kalau sudah tiba di tujuan masya Allah, hilang semua lelah dan kengerian yang dihadapi sepanjang perjalanan. Apalagi kami disambut baik oleh masyarakat, seperti orang yang mereka rindukan," ungkap Arif Ismail.

Prosesi penyembelihan hewan qurban pun berlangsung tepat pada Hari Raya Idul Adha (31/7). 

"Tiga ekor sapi dan 16 ekor kambing akhirnya tunai disampaikan kepada yang berhak menerima, yakni warga desa pedalaman Halmahera. Qurban tersebut   memberikan kebahagiaan kepada 178 kepala keluarga (KK)," kata Arif.

photo
Staf BMH mengantarkan daging qurban ke Desa Patlean Kabupaten Halmahera Timur, Jumat (31/7).  (Foto: Dok BMH)
Bahrawi Hasbullah (44 tahun) ,  warga Desa Patlean menyampaikan kebahagiaannya. "Kami sangat bersyukur dan terima kasih kepada BMH," ucapnya.

Selain di Desa Patlean, distribusi  qurban juga dilakukan di Desa SP 2 dan Wasileo, Kecamatan Maba Utara,  Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara. 

"Perjalanan panjang dan penuh kisah kesabaran dan kepasrahan kepada Allah Ta'ala ini dapat kami lakukan karena niat baik dan ketaatan umat dalam menjalankan ibadah qurban yang diamanahkan melalui BMH.  Sehingga masyarakat pedalaman, yang sulit dijangkau pun dapat berbahagia di Hari Raya Idul Adha," pungkas Arif Ismail.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA