Friday, 12 Rabiul Akhir 1442 / 27 November 2020

Friday, 12 Rabiul Akhir 1442 / 27 November 2020

Pemkab Temanggung Gelar Doa Bersama Awali Panen Tembakau

Senin 03 Aug 2020 23:53 WIB

Red: Andi Nur Aminah

Petani merawat tanaman tembakau jenis Kemloko di persawahan desa Ketitang, Jumo, Temanggung, Jawa Tengah.

Petani merawat tanaman tembakau jenis Kemloko di persawahan desa Ketitang, Jumo, Temanggung, Jawa Tengah.

Foto: ANTARA/ANIS EFIZUDIN
Doa bersama ini diikuti perwakilan dari pedagang, pabrik rokok, dan petani.

REPUBLIKA.CO.ID, TEMANGGUNG -- Pemerintah Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, menggelar doa bersama untuk mengawali panen raya tembakau pada 2020. Doa bersama ini diikuti perwakilan dari pedagang, pabrik rokok, dan petani.

Doa bersama yang berlangsung di Pendapa Jenar Kantor Bupati Temanggung, Senin (3/8) malam. Acara berlangsung cukup sederhana yang dihadiri kalangan terbatas sekitar 50 orang.

"Doa bersama untuk mengawali panen tembakau kali ini berlangsung cukup sederhana karena masih dalam kondisi pandemi Covid-19, berbeda doa bersama tahun lalu yang diikuti ribuan orang di Alun-Alun Temanggung," kata Bupati Temanggung M Al Khadziq.

Baca Juga

Ia menyampaikan urusan pertembakauan dari sejak menanam, berbudidaya sampai urusan perdagangan, urusan panen tembakau ini adalah hajat masyarakat Kabupaten Temanggung. Oleh karena itu karena ini adalah hajat masyarakat Temanggung maka ini juga menjadi hajat Pemkab Temanggung.

"Apa yang menjadi hajat rakyat itu juga menjadi hajat bagi pemerintah. Oleh karena itu karena rakyat semuanya sedang prihatin di tengah pandemi, maka berharap betul agar panen tembakau tahun ini betul-betul menjadi rezeki yang banyak. Di tengah situasi yang sedang sulit ini maka Pemkab Temanggung menyelenggarakan doa bersama menghadirkan para tokoh pertembakauan, juragan-juragan tembakau, perwakilan pabrik, dan perwakilan petani," katanya.

Ia menuturkan semua yang diundang di tempat ini untuk berdoa bersama agar panen tembakau tahun 2020 benar-benar menjadi rezeki yang banyak untuk seluruh masyarakat Kabupaten Temanggung. "Karena bagus atau tidaknya harga tembakau itu juga ditentukan oleh semua pihak yang hadir di tempat ini, baik petani, pedagang, maupun perwakilan pabrik," katanya.

Selain itu, katanya doa bersama ini juga untuk mempererat sinergitas antarmasyarakat pertembakauan. Di tengah situasi Covid-19 yang serba sulit ini kalau tidak ada sinergitas, atau masing-masing berjalan sendiri-sendiri maka nanti akan kotra produktif bagi kepentingan masyarakat secara luas.

Ia menyampaikan pada masa tanam tembakau tahun ini musimnya lagi bagus, tanaman tembakau kualitasnya juga sangat bagus dan apalagi tahun ini luasannya agak menurun dibanding tahun lalu. Maka pihaknya telah menyampaikan ke pihak pabrik rokok agar tembakau Temanggung ini diberikan harga yang pantas sesuai dengan kualitasnya yang tinggi.

"Tetapi saya juga mohon pada masyarakat untuk terus menjaga kualitas tembakau Temanggung dan kemurnian tembakau Temanggung yang memang kualitasnya paling tinggi tersebut. Jangan dicampur dengan tembakau dari daerah lain karena nanti akan merusak kualitas tembakau asli Temanggung," katanya.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA