Sunday, 3 Safar 1442 / 20 September 2020

Sunday, 3 Safar 1442 / 20 September 2020

Gerindra Mau Kadernya Jadi Pasangan Bobby di Pilwakot Medan

Senin 03 Aug 2020 21:12 WIB

Rep: Nawir Arsyad Akbar/ Red: Bayu Hermawan

Ketua Fraksi Partai Gerindra, Ahmad Muzani

Ketua Fraksi Partai Gerindra, Ahmad Muzani

Foto: Republika TV/Havid Al Vizki
Gerindra usulkan kadernya jadi pasangan Bobby di Pilwakot Medan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani mengatakan bahwa pihaknya tengah menjajaki peluang untuk mendukung menantu Presiden Joko Widodo, Bobby Nasution di pemilihan wali kota (Pilwakot) Medan. Ia menyebut, Gerindra mengusulkan kadernya untuk menjadi calon wakil wali kota dari Bobby.

Baca Juga

"Sehingga kita bisa berpasangan di Kota Medan untuk segera mengajukan pasangan Bobby dengan kader Gerindra," ujar Muzani di kantor DPP Partai Gerindra, Jakarta, Senin (3/8).

Muzani mengatakan, Gerindra memiliki 10 kursi di DPRD Kota Medan. Dengan jumlah yang cukup besar itu, ia berharap kader Gerindra dapat menjadi calon wakil wali kota dari Bobby. "Arahnya agak kesana, tetapi kita ingin wakilnya Bobby itu Gerindra. Karena suara kita cukup besar 10 kursi, Bobby bisa mengambil kader Gerindra," katanya.

Sebelumnya, Partai Amanat Nasional (PAN) telah menyatakan dukungannya untuk Bobby Nasution di pemilihan wali kota (Pilwakot) Medan. Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan atau Zulhas mengatakan, menantu Presiden Joko Widodo itu merupakan kandidat yang paling siap.

"Kita sudah memutuskan mendukung Bobby. Karena begini, saya mendukung Bobby PAN ini kita ingin pilkada ini pemilihan wali kota jadi adu konsep," ujar Zulhas di kantor DPP PAN, Jakarta, Rabu (29/7).

Ia ingin Pilwakot Medan menjadi ajang adu gagasan bagi Bobby. Jangan sampai Pilwalkot Medan menjadi momen yang menghasilkan polarisasi dengan pendukung Akhyar Nasution, yang diusung oleh Partai Demokrat dan PKS.

"Bobby maupun Akhyar sama-sama anak bangsa, keduanya juga agamanya Islam. Jadi jangan sampai nanti jualan anu lagi, pilih yang terbaik mana nanti yang bisa membangun maju dan sebagainya," ujar Zulhas.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA