Saturday, 13 Rabiul Akhir 1442 / 28 November 2020

Saturday, 13 Rabiul Akhir 1442 / 28 November 2020

45 Kendaraan Pelanggar Ganjil Genap di Jakbar Diberi Teguran

Senin 03 Aug 2020 17:55 WIB

Rep: Akhmad Nursyeha/ Red: Bilal Ramadhan

Sejumlah anggota kepolisian melakukan sosialisasi pemberlakuan kembali ganjil genap di kawasan Senayan, Jakarta, Senin (3/8). Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya kembali memberlakukan kembali sistem ganjil genap kendaraan bermotor di DKI Jakarta. Namun, pemberlakuan itu masih dalam tahap sosialisasi dalam tiga hari sebelum penindakan tilang. Republika/Putra M. Akbar

Sejumlah anggota kepolisian melakukan sosialisasi pemberlakuan kembali ganjil genap di kawasan Senayan, Jakarta, Senin (3/8). Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya kembali memberlakukan kembali sistem ganjil genap kendaraan bermotor di DKI Jakarta. Namun, pemberlakuan itu masih dalam tahap sosialisasi dalam tiga hari sebelum penindakan tilang. Republika/Putra M. Akbar

Foto: Republika/Putra M. Akbar
Kendaraan pelanggan ganjil genap baru akan ditindak pada Kamis (6/8).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Barat melakukan sosialisasi pemberlakuan kembali sistem ganjil-genap kepada pengendara roda empat. Sebanyak 45 kendaraan berplat nomor genap terkena teguran di hari pertama penerapan kembali sistem tersebut pada Senin (3/8) di kawasan Jakarta Barat.

Kasatlantas Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Purwanta mengatakan, ada dua kawasan di Jakarta Barat yang diterapkan sistem ganjil-genap. Kedua kawasan itu yakni Tamansari dan Tomang.

Di Palmerah kawasan ganjil-genap diterapkan di Jalan Letjen S Parman. Sementara di Tamansari diterapkan di Jalan Hayam Wuruk, Jalan Gajah Mada, dan Jalan Pintu Besar Selatan.

"Dari pukul 06.00-10.00 WIB kami sudah menegur 45 kendaraan yang melanggar ganjil-genap di kawasan Jakarta Barat," ujar Purwanta dikonfirmasi Senin (3/8).

Purwanta menerangkan,  pihaknya belum menilang kendaraan yang melanggar sistem ganjil-genap, karena pihaknya masih menerapkan sosialisasi penerapan kembali sistem ganjil-genap.

"Kami sampai Rabu (5/8) belum menerapkan tilang. Jadi masih peneguran saja," kata Purwanta.

Dia menambahkan, pihaknya mengerahkan 51 personel Lantas yang disebar di beberapa titik lokasi ganjil-genap. Kondisi jalanan sendiri masih dinilai normal karena sebelumnya masyarakat sudah mengetahui sistem ganjil-genap diberlakukan kembali.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA