Saturday, 18 Zulhijjah 1441 / 08 August 2020

Saturday, 18 Zulhijjah 1441 / 08 August 2020

CDC: Bawang Merah Thomson Terkontaminasi Salmonella

Ahad 02 Aug 2020 15:39 WIB

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Nora Azizah

CDC menduga akar penyebab wabah Salmonella terbaru berasal dari bawang merah Thomson (Foto: ilustrasi bawang merah)

CDC menduga akar penyebab wabah Salmonella terbaru berasal dari bawang merah Thomson (Foto: ilustrasi bawang merah)

Foto: Wallpaperflare
CDC menduga akar penyebab wabah Salmonella terbaru berasal dari bawang merah Thomson.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat (AS) telah menemukan akar penyebab wabah Salmonella terbaru. Menurut CDC, bawang merah terkait dengan wabah Salmonella tersebut.

Jika Anda suka menambahkan bawang merah untuk salad, pasta, burger, atau masakan lainnya mungkin terkejut mendengar ini. Tetapi faktanya, mereka yang terkena wabah Salmonella sebelumnya mengonsumsi bawang merah.

Melansir Forbes, Ahad (2/8) disebutkan bahwa CDC telah mengeluarkan peringatan tegas kepada semua warga AS untuk tidak mengonsumsi, menyajikan, atau menjual bawang merah dari pemasok bahan pertanian Thomson International Inc, yang terletak di area Bakersfield, California. CDC menduga bawang merah pasokan Thomson telah terkontaminasi bakteri.

Tak hanya bawang merah, CDC juga memperingatkan warga di AS untuk hati-hati mengonsumsi semua bawang. Entah itu bawang kuning atau putih dari Thomson, sebab bawang ini juga ditanam dengan cara yang sama dan bisa terkontaminasi bakteri juga.

Sejauh ini, wabah ini telah menyebabkan sedikitnya 396 orang sakit di 34 negara bagian AS. 59 orang di antaranya harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Wabah Salmonella baru ini juga terjadi di Kanada. Kesehatan Masyarakat Kanada telah mencatat ada 114 kasus yang dikonfirmasi di lima provinsi yaitu British Columbia, Alberta, Manitoba, Ontario, dan Prince Edward Island.

Ironisnya, itu bukan satu-satunya wabah Salmonella yang sedang terjadi saat ini. Ada juga wabah salmonella multi-strain terkait unggas yang telah memiliki dampak yang jauh lebih kecil, dengan 938 kasus di 48 negara bagian, 151 pasien rawat inap dan satu kematian. Dalam hal ini, penyakit dikaitkan dengan unggas seperti  ayam, bebek, dan sejenisnya yang membawa bakteri Salmonella.

Selain Covid-19, AS kini tengah menghadapi wabah baru yang berasal dari bakteri Salmonella. Wabah Salmonella yang baru-baru ini terjadi di beberapa negara bagian AS dan Kanada terkait dengan bawang merah. Kejadian itu terjadi antara tanggal 19 Juni hingga 12 Juli.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA TERKAIT

 

BERITA LAINNYA