Tuesday, 14 Zulhijjah 1441 / 04 August 2020

Tuesday, 14 Zulhijjah 1441 / 04 August 2020

UIN Walisongo Salurkan Hewan Kurban Hingga Wilayah Timur

Ahad 02 Aug 2020 12:14 WIB

Rep: bowo pribadi/ Red: Hiru Muhammad

Panitia kurban masjid Nurul Huda, Desa Sembalun Lawang, Kabupaten Lombok Timur, Provinsi NTB melakukan pemotongan hewan kurban yang diterima dari UIN Walisongo Semarang, Jumat (31/7). Pada Idul Adha kali ini,   UIN Walisongo Semarang menyalurkan hewan kurban hingga NTB dan sejumlah daerah di Indonesia Timur, seperti di Kabupaten Ende, provinsi NTT dan Boven Digoel, Provinsi Papua.

Panitia kurban masjid Nurul Huda, Desa Sembalun Lawang, Kabupaten Lombok Timur, Provinsi NTB melakukan pemotongan hewan kurban yang diterima dari UIN Walisongo Semarang, Jumat (31/7). Pada Idul Adha kali ini,  UIN Walisongo Semarang menyalurkan hewan kurban hingga NTB dan sejumlah daerah di Indonesia Timur, seperti di Kabupaten Ende, provinsi NTT dan Boven Digoel, Provinsi Papua.

Foto: .humas UIN Walisongo
Pemotongan hewan kurban di lingkungan UIN Walisongo dilakukan Senin (3/8).

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG--Sambut Idul Adha 1441 Hijriyah, Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang tidak hanya berkurban di lingkungan kampus dan sekitarnya. Melalui Badan Amalan Islam (BAI), UIN Semarang juga menyalurkan hewan kurban hingga wilayah timur Indonesia.

Ketua Badan Amalan Islam (BAI) UIN Walisongo Semarang, Dr H Muhyar Fanani MAg mengatakan, pada momentum hari raya Idul Adha kali ini, UIN Walisongo menyalurkan hewan kurban hingga wilayah hingga ke wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) dan sejumlah daerahbdi Indonesia Timur.

"Ada delapan ekor hewan kurban yang disalurkan UIN Walisongo kepada empat lembaga serta masjid yang berada di empat daerah, di kawasan NTB, Nusa Tenggara Timur (NTT) serta Kabupaten Boven Digoel, Provinsi Papua," ungkap Muhyar, dalam keterangan pers kepada Republika, di Semarang, Ahad (2/8).

Masing- masing, jelasnya, meliputi Ikatan Pemuda Muslim Indonesia Timur, Kabupaten Ende, Provinsi NTT; masjid Nurul Huda Desa Sembalun Lawang, Kabupaten Lombok Timur, Provinsi NTB; Pengurus Kesejahteraan Masjid Darul Hidayah Tanah Merah, Boven Digoel, Provinsi Papua.

Termasuk penyaluran hewan kurban bagi masyarakat terdampak bencana alam banjir bandang di Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan. "Masing- masing lembaga menerima penyaluran dua ekor hewan kurban (kambing) yang disalurkan UIN Walisongo," jelasnya.

Kedelapan ekor hewan kurban tersebut, masih kata Muhyar, memang tidak dipotong di Semarang, tetapi diserahkan kepada masing- masing panitia kurban untuk dipotong di lokasi masing- masing. Sebelumnya, pengiriman hewan kurban dilakukan melalui transfer uang ke pihak panitia.

Uang tersebut selanjutnya dibelikan hewan kurban dan masing- masing lembaga penerima penyaluran hewan kurban tersebut telah mewujudkannya menjadi dua ekor kambing. Semuanya telah dilakukan pemotongan dan daging kurban juga telah terdistribusikan kepada mereka yang berhak.

“Semuanya hewan kurban yang disalurkan UIN Walisongo tersebut sudah disembelih pada hari Jumat (31/7) kemarin. Insya Allah untuk kurban tahun depan, kami akan lakukan kegiatan serupa dengan jumlah hewan kurban yang lebih banyak lagi,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Lombok Timur, Drs HM Sukiman Azmy MM melalui panggilan jarak jauh menyampaikan apresiasi atas penyaluran hewan kurban UIN Walisongo, yang dilakukan hingga ke daerahnya, di wilayah Desa Sembalun Lawang.

"Karena amanah kurban UIN Walisongo juga memberikan manfaat bagi masyarakat yang ada di wilayah Kabupaten Lombok Timur," kata Azmy, yang juga merupakan alumni Fakultas Dakwah IAIN Walisongo tersebut.

Demikian pula Kepala Desa Sembalun Lawang, Kabupaten Lombok Timur, HM Idris menyampaikan terimakasih kepada Rektor UIN Walisongo yang telah memberikan hewan kurban pada Idul Adha tahun ini. "Panitia sudah melaksanakan kurban dari UIN Walisongo dan membagikan kepada warga" ungkapnya.

Apresiasi yang sama juga disampaikan Takmir Masjid Darul Hidayah Boven Digoel, Darmaji. Ia menilai UIN Walisongo sebagai kampus yang peduli terhadap masyarakat di wilayah Indonesia Timur, termasuk masyarakat yang ada di Kabupaten Boven Digoel.

Sementara itu, pemotongan hewan kurban di lingkungan UIN Walisongo baru akan dilaksanakan Senin (3/8) besok. Berdasarkan data sementara panitia kurban UIN Walisongo, telah terkumpul  tujuh ekor sapi dan 10 ekor kambing dari 51 nama pribadi dan lembaga yang memberikan donasi.

Jumlah ini berpotensi bertambah hingga pelaksanaan pemotongan hewan kurban yang bakal dipusatkan di kampus 1 UIN Walisongo Semarang. Untuk menghindari kerumunan di masa pandemi, telah disiapkan beberapa skenario dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid 19.

Setelan menjadi daging kurban, panitia akan mendistribusikan kepada masyarakat yang berhak sesuai dengan daftar penerima manfaat daging kurban. Sehingga akan meminimalkan potensi keruminan masyarakat yang akan menerima penyaluran daging kurban tersebut.

Dalam pengemasan daging kurban, UIN Walisongo berkomitmen untuk mengurangi penggunaan kantong plastik. Meski tidak memakai plastik tak lantas membuat pengemasan menjadi tidak efisien. Panitia telah menyiapkan tempat atau wadah daging kurban.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA