Sunday, 19 Zulhijjah 1441 / 09 August 2020

Sunday, 19 Zulhijjah 1441 / 09 August 2020

Inggris Ajukan Pembuatan Koin Mahatma Gandhi

Ahad 02 Aug 2020 10:33 WIB

Rep: Dwina Agustin/ Red: Nur Aini

Mahatma Gandhi

Mahatma Gandhi

Foto: Telegraph
Pembuatan koin Mahatma Gandhi untuk menghormati kontribusi orang kulit berwarna

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Inggris sedang mempertimbangkan untuk membuat koin untuk memperingati pahlawan kemerdekaan India Mahatma Gandhi, Sabtu (1/8). Menteri Keuangan Inggris, Rishi Sunak, mengirim surat kepada Royal Mint Advisory Committee (RMAC) untuk menghormati kontribusi orang-orang dari kulit berwarna, Asia, dan komunitas etnis minoritas lainnya (BAME).

Baca Juga

Dalam surat tersebut dijelaskan rencana itu bagian dari pengakuan terhadap individu-individu dari komunitas-komunitas minoritas. "RMAC saat ini sedang mempertimbangkan koin untuk memperingati Gandhi", kata pernyataan Departemen Keuangan Inggris.

Sunak mengatakan anggota komunitas BAME telah membuat kontribusi besar dan komite harus mempertimbangkan untuk mengakuinya dalam mata uang Inggris. RMAC adalah komite independen yang terdiri dari para ahli yang merekomendasikan tema dan desain untuk koin kepada Kementerian Keuangan Inggris, Kanselir Menteri Keuangan Inggris.

Gandhi lahir pada 1869, mengadvokasi menjalankan kehidupan tanpa kekerasan. Dia pun memainkan peran kunci dalam perjuangan kemerdekaan bagi India. Ulang tahunnya pada 2 Oktober diperingati sebagai Hari Anti-Kekerasan Internasional.

Sosok Gandhi disebut sebagai "bapak bangsa" India dan meninggal dunia akibat dibunuh oleh seorang radikal Hindu pada 30 Januari 1948. Peristiwa itu hanya beberapa bulan setelah dia memimpin India terbebas dari kekuasaan Inggris.

Sebagai bagian dari penilaian ulang global atas sejarah, kolonialisme, dan rasisme, beberapa institusi Inggris telah mulai memeriksa masa lalu. Banyak organisasi telah mengambil inisiatif untuk melakukan investasi untuk membantu BAME dan untuk mendukung keberagaman ras. 

sumber : Reuters
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA