Saturday, 18 Zulhijjah 1441 / 08 August 2020

Saturday, 18 Zulhijjah 1441 / 08 August 2020

Antar Arsenal Juara Piala FA, Arteta: Permulaan Bagus

Ahad 02 Aug 2020 06:52 WIB

Red: Friska Yolandha

Mikel Arteta

Mikel Arteta

Foto: EPA-EFE/Paul Childs
Arteta ingin menumbuhkan kepercayaan di antara para pemain bahwa klub itu bisa sukses

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Manajer Arsenal, Mikel Arteta, mengirimkan pesan optimistis cum ambisius kepada para suporter setelah mengantarkan timnya juara Piala FA. Ia menyebut raihan itu baru sebuah permulaan.

Baca Juga

Arsenal menjadi juara setelah mengalahkan Chelsea 2-1 dalam laga final Piala FA di Wembley, London, Sabtu (1/8) waktu setempat. "Ini permulaan bagus!" kata Arteta dalam komentar pascalaga dilansir laman resmi Arsenal.

"Terima kasih banyak selalu mendukung kami dan sambutan yang saya dapat sejak hari pertama," ujarnya menambahkan.

Pernah mengemban ban kapten Arsenal, Arteta mengaku paham bahwa klub London itu punya standard yang tinggi. Karena itu, ia ingin memenuhi itu semua.

"Saya tahu ada ekspetasi tersendiri dan trofi ini untuk mereka, untuk dinikmati dan agar mereka tetap bangga terhadap klub ini dan atas semua dukungan terhadap para pemain selama ini," ujarnya.

"Semoga para suporter bisa menikmati ini bersama-sama sembari tetap memperhatikan praktik jaga jarak," kata Arteta menambahkan, sembari mengingatkan anjuran jaga jarak selama pandemi Covid-19.

Arteta menegaskan sejak ia dipercaya mengemban tugas sebagai manajer The Gunners targetnya hanya satu yakni menumbuhkan kepercayaan di antara para pemain dan staf yang ada bahwa klub itu bisa sukses.

"Mari mengubah semangat dan mentalitas itu," ujarnya.

"Menyaksikan para pemain di ruang ganti, menikmati profesionalisme mereka membuat saya semakin bangga bahwa pada akhirnya kami bisa meraih trofi bersama-sama," kata Arteta.

Arteta jadi orang ke-18 yang berhasil menjuarai Piala FA baik sebagai pemain maupun pelatih. Ia menjuarainya kala masih berseragam Arsenal pada 2013/14 dan 2014/15.

Di Arsenal sendiri, ia jadi orang kedua yang melakukannya setelah George Graham, yang juara sebagai pemain pada 1970/71 dan pelatih pada 1992/93.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA