Monday, 20 Zulhijjah 1441 / 10 August 2020

Monday, 20 Zulhijjah 1441 / 10 August 2020

Akun Jouska dan CEO Perusahaan Hilang

Ahad 02 Aug 2020 01:24 WIB

Rep: Puti Almas/ Red: Muhammad Akbar

Head of Digital Banking Bank BTPN Irwan S. Tisnabudi (dua kiri) berbincang bersama CEO & Founder Jouska Indonesia Aakar Abyasa (kiri), Travel Blogger Alexander Thian (dua kanan) dan Pegiat Seni Artasya Sudirman (kiri) saat perayaan HUT ke-3 Jenius di Jakarta, Selasa (27/8).

Head of Digital Banking Bank BTPN Irwan S. Tisnabudi (dua kiri) berbincang bersama CEO & Founder Jouska Indonesia Aakar Abyasa (kiri), Travel Blogger Alexander Thian (dua kanan) dan Pegiat Seni Artasya Sudirman (kiri) saat perayaan HUT ke-3 Jenius di Jakarta, Selasa (27/8).

Foto: Republika/Prayogi
hilangnya akun ini berkaitan dengan sanksi dari Satgas Waspada Investasi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Akun jejaring sosial Instagram milik Jouska bernama @jouska_id kini tidak lagi aktif, maupun dapat ditemukan. Demikian dengan akun milik CEO dari perusahaan perencana keuangan tersebut, Aakar Abyasa Fidzuno
@aakarabyasa juga hilang.

Pantauan Republika.co.id, pengguna Instagram tidak lagi bisa membaca unggahan feed maupun story dari Jouska dan Aakar sejak Kamis (30/7) lalu. Terkait Jouska secara langsung, hilangnya akun ini dimungkinkan berkaitan dengan sanksi yang dijatuhkan oleh Satgas Waspada Investasi (SWI) yang dijatuhkan pada pekan lalu.

Selain menghentikan operasional Jouska karena tidak memiliki izin usaha sesuai dengan bisnis yang dijalankan, Satgas juga meminta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memblokir situs, web, aplikasi dan media sosial perusahaan tersebut.

Termasuk juga PT Mahesa Strategis Indonesia, dan PT Amarta Investa Indonesia yang bekerjasama dengan perusahaan dalam pengelolaan dana nasabah seperti kegiatan Manajer Investasi.

Sementara itu, sebelum akun CEO Jouska @aakarabyasa menghilang, Aakar sempat mengunggah video berisi permintaan maaf atas kasus yang tengah terjadi. Ia secara khusus meminta maaf pada klien dan mitra perusahaan, menyebut bahwa keluhan dan perbedaan pendapat adalah bagian yang tak terelakkan dalam menjalankan sebuah bisnis.

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi terutama bagi klien, eks-klien, mitra Jouska, regulator, maupun pihak-pihak lain. Bagi kami, hal ini adalah pelajaran dan pengalaman berharga yang dapat menjadikan kami dapat lebih baik ke depannya,” ujar Aakar dalam permintaan maaf di akun @aakarabyasa yang saat ini tidak lagi aktif.



BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA