Saturday, 18 Zulhijjah 1441 / 08 August 2020

Saturday, 18 Zulhijjah 1441 / 08 August 2020

Rumah Zakat Salurkan Bantuan Pengguna Tokopedia

Ahad 02 Aug 2020 04:03 WIB

Red: Gita Amanda

Rumah Zakat menyalurkan donasi dari para pengguna Tokopedia dengan memberikan layanan rapid test gratis.

Rumah Zakat menyalurkan donasi dari para pengguna Tokopedia dengan memberikan layanan rapid test gratis.

Foto: Rumah Zakat
Rumah Zakat memberikan layanan rapid test gratis

REPUBLIKA.CO.ID, RUMAH ZAKAT -- Rumah Zakat menyalurkan donasi dari para pengguna Tokopedia dengan memberikan layanan rapid test gratis. Layanan rapid test ini diberikan guna mendeteksi dan
mengantisipasi penyebaran Covid-19. Layanan ini diberikan secara gratis untuk masyarakat umum, agar dapat membantu masyarakat kurang mampu yang membutuhkan.

Baca Juga

Layanan rapid test gratis ini masih berjalan diselenggarakan di Klinik Pratama Rumah Zakat yang tersebar di 6 kota dan berkolaborasi dengan beberapa klinik dan Rumah Sakit Umum lainnya. Hingga 27 Juli 2020, sebanyak 341 orang sudah menjadi penerima manfaat dari target 1.870.

Head of Tokopedia Salam, Garri Juanda, mengungkapkan Tokopedia sangat mengapresiasi semangat masyarakat Indonesia dan Rumah Zakat dalam menyatukan upaya melalui ekosistem Tokopedia Salam. "Untuk membantu masyarakat terdampak pandemi mendapatkan akses terhadap layanan rapid test," ungkapnya.

Garri menambahkan, kolaborasi dengan para mitra strategis, termasuk lembaga kemanusiaan seperti Rumah Zakat, melalui pemanfaatan teknologi adalah salah satu kunci menghadapi pandemi. "Semoga donasi yang terkumpul dari masyarakat dapat membantu mereka yang terdampak, sekaligus mendorong lebih banyak masyarakat berbagi kebaikan dengan sesama," lanjut Garri.

Pada percepatan penanganan Gugus Tugas Covid-19 telah memetakan risiko penularan virus corona di zona merah ada 55 lokasi, zona oranye 175 lokasi, zona kuning 180 lokasi dan zona hijau 104 lokasi. Indikator yang digunakan antara lain penurunan jumlah kasus positif, turunnya angka pasien, orang dalam pemantauan (ODP), pasien dalam pengawasan (PDP) yang meninggal hingga kasus yang sembuh.

Hasil pemetaan 55 lokasi zona merah, Jawa Timur masih menjadi penyumbang utama zona merah yaitu 13 lokasi atau wilayah. Provinsi yang masuk zona merah lainnya seperti wilayah Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Papua, Maluku Utara, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Jawa Tengah, Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Bali.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA