Sabtu 01 Aug 2020 21:01 WIB

Manfaatkan Lahan, Warga Desa Berdaya Tanam Sayuran

Rumah Zakat pun turut andil dalam isu ketahanan pangan

 Rumah Zakat memberikan bantuan berupa benih sayuran yang terdiri dari kangkung, bayam, pakchoy, sawi, cabai rawit, dan terung, selain itu ada juga pupuk organik dan polybag.
Foto: Rumah Zakat
Rumah Zakat memberikan bantuan berupa benih sayuran yang terdiri dari kangkung, bayam, pakchoy, sawi, cabai rawit, dan terung, selain itu ada juga pupuk organik dan polybag.

REPUBLIKA.CO.ID, GARUT -- Pandemi Covid-19 ternyata memberikan dampak yang sangat luar biasa

terhadap tatanan kehidupan dan stabilitas ekonomi masyarakat. Termasuk dalam hal pemenuhan

Baca Juga

kebutuhan primer, berbagai analisa tentang ketersediaan dan kecukupan bahan pangan disampaikan

oleh berbagai pihak agar masyarakat memiliki kewaspadaan dan melakukan langkah-langkah antisipatif.

Rumah Zakat pun turut andil dalam isu ketahanan pangan ini dengan meluncurkan berbagai program

yang berorientasi terhadap ketahanan pangan, salah satunya seperti yang dilakukan oleh Asep Rohimat Relawan Rumah Zakat. Asep melakukan kegiatan pemanfaatan lahan pekarangan untuk ditanami berbagai sayuran bersama warga di Kampung Tipar RT 002 RW 011 Desa Panyindangan, Kecamatan Cisompet, Selasa (21/7).

Dalam kesempatan tersebut, Rumah Zakat memberikan bantuan berupa benih sayuran yang terdiri dari kangkung, bayam, pakchoy, sawi, cabai rawit, dan terung, selain itu ada juga pupuk organik dan polybag. Warga sangat antusias menyambut kegiatan tersebut karena diharapkan lahan pekarangan atau halaman yang selama ini kurang produktif, dengan ditanami sayuran bisa lebih menghasilkan dan juga diharapkan mampu menghemat biaya pengeluaran untuk belanja kebutuhan pangan.

“Alhamdulillah dipasihan bibinihan, janten kapayun mah sapalihna kaperyogian kanggo tuangeun

sepertos sayuran teu kedah ngandelkeun meser wae kawarung, tiasa panen ti buruan,” ucap Marpu’ah

salah satu penerima manfaat.

Lebih lanjut Asep berharap ke depannya masyarakat mampu menjaga ketahanan pangan keluarga

dengan kegiatan pemanfaatan lahan pekarangan ini, sehingga manajemen pengelolaan keuangan

keluarga dapat lebih efisien. Terlebih ditengah kondisi pandemi dan bahkan pasca pandemi yang

diprediksi akan terjadi masalah kelangkaan dan kerawanan pangan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement