Sunday, 19 Zulhijjah 1441 / 09 August 2020

Sunday, 19 Zulhijjah 1441 / 09 August 2020

Setelah Harvertz, The Blues Disarankan Kejar Jan Oblak

Sabtu 01 Aug 2020 16:16 WIB

Rep: Reja Irfa Widodo/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Jan Oblak mengahalau bola di Anfield Stadium, Kamis (12/3).

Jan Oblak mengahalau bola di Anfield Stadium, Kamis (12/3).

Foto: Phil Noble/Reuters
Penjaga gawang baru sangat jelas dibutuhkan Chelsea.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Setidaknya ada tiga nama pemain yang terus disebut-sebut sebagai target utama Chelsea pada bursa transfer musim panas mendatang. Selain gelandang serang Bayer Leverkusen, Kai Havertz, The Blues juga dilaporkan tengah mengincar bek kiri Leicester City, Ben Chilwell, dan gelandang West Ham United, Declan Rice.

Diantara tiga nama pemain tersebut, Havertz merupakan prioritas utama The Blues dalam upaya penguatan tim via perekrutan pemain anyar pada bursa transfer musim panas mendatang. Namun, alih-alih merekrut Chilwell dan Rice, tim asal London Barat itu justru disarankan untuk mengalihkan fokus guna memperkuat posisi penjaga gawang dengan perekrutan kiper baru. 

Nama yang paling santer muncul adalah penjaga gawang Atletico Madrid, Jan Oblak. Kehadiran Oblak diharapkan dapat menjadi solusi terkait penurunan performa kiper utama Chelsea, Kepa Arrizabalaga. Saran ini diungkapkan mantan penyerang Manchester United dan Tottenham Hotspur, Dimitar Berbatov.

''Jelas sekali, mereka membutuhkan penjaga gawang baru dan Oblak menjadi opsi terbaik buat mereka pada saat ini,'' kata Berbatov seperti dilansir Mirror, Sabtu (1/8).

Performa Kepa di bawah mistar gawang The Blues pada musim ini memang terus mendapatkan sorotan. Terlebih dengan status Kepa sebagai penjaga gawang termahal di dunia saat ini, usai ditebus The Blues dengan nilai transfer mencapai 80 juta euro pada awal musim lalu. Pada musim ini, mantan penjaga gawang Athletic Bilbao itu hanya mencatatkan 10 clean sheet dari 58 penampilan di semua ajang.

Bahkan, pelatih Chelsea, Frank Lampard, mulai kehilangan kepercayaan terhadap penjaga gawang berusia 25 tahun tersebut. Kepa dicoret dari starting line-up The Blues di laga terakhir di pentas Liga Primer Inggris, tepatnya saat membungkam Wolves, 2-0, akhir pekan lalu. Posisinya digantikan oleh kiper veteran asal Argentina, Willy Cabalero.

Di sisi lain, Oblak justru mampu tampil begitu impresif bersama Atletico Madrid. Kiper asal Slovenia itu menorehkan 22 clean sheet dari 48 penampilan di semua ajang pada musim ini. Namun, demi bisa mendapatkan kiper berusia 27 tahun tersebut, Chelsea agaknya harus merogoh kocek dalam-dalam, setidaknya hingga mencapai 72 juta euro. Terlebih, Oblak juga masih memiliki kontrak bersama Atletico Madrid hingga 2023 mendatang.

Terlepas dari keraguan soal keberhasilan Chelsea merekrut Oblak, tapi Berbatov memuji geliat The Blues di bursa transfer, terutama setelah keberhasilan merekrut penyerang RB Leipzig, Timo Werner. ''Timo Werner merupakan kesepakatan yang bagus buat Chelsea, dan Willian sepertinya akan tetap bertahan setelah final Piala FA. Selain itu, masih ada rumor soal perekrutan Havertz, yang akan menjadi tambahan yang luar biasa buat Chelsea,'' kata eks penyerang Bulgaria tersebut.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA