Monday, 20 Zulhijjah 1441 / 10 August 2020

Monday, 20 Zulhijjah 1441 / 10 August 2020

Ekonomi Prancis Susut 14 Persen di Kuartal II

Sabtu 01 Aug 2020 08:50 WIB

Rep: Retno Wulandhari/ Red: Nidia Zuraya

Seorang fan Prancis mengibarkan bendera negaranya.

Seorang fan Prancis mengibarkan bendera negaranya.

Foto: REUTERS/Stefano Rellandini
Pembatasan wilayah selama dua bulan telah menganggi aktivitas ekonomi di Prancis.

REPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Ekonomi Prancis mengalami penyusutan hampir 14 persen pada kuartal II 2020, dilansir AP, Jumat (31/7). Menurunnya ekonomi Prancis disebabkan oleh penerapan pembatasan wilayah secara ketat ketika pandemi Covid-19 melanda negara tersebut.

Pembatasan wilayah yang berlangsung selama dua bulan di Prancis telah menggangu aktivitas bisnis dan industri. Penurunan ekonomi hingga 13,8 persen pun membuat Prancis masuk ke jurang resesi yang cukup dalam.

Sebelumnya pada kuartal akhir 2019, ekonomi Prancis sudah melambat dan menyusut sebesar 0,2 persen. Setelah pandemi melanda, ekonomi Prancis kian terpuruk dan merosot hingga 5,9 persen.

Di Prancis, Covid-19 itu telah menewaskan lebih dari 30 ribu orang. Untuk menekan angka infeksi, pemerintah Prancis pun menerapkan pembatasan wilayah atau lockdown, bahkan yang terketat di Eropa.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA