Friday, 24 Zulhijjah 1441 / 14 August 2020

Friday, 24 Zulhijjah 1441 / 14 August 2020

BAZNAS Motivasi Mualaf Mentawai Laksanakan Puasa Arafah

Jumat 31 Jul 2020 13:08 WIB

Red: Irwan Kelana

Suasana kajian Mualaf Center BAZNAS di Masjid Al-Quds, Mentawai.

Suasana kajian Mualaf Center BAZNAS di Masjid Al-Quds, Mentawai.

Foto: Dok Baznas
Dai MCB  menjelaskan amalan yang paling utama disyariatkan di bulan Dzulhijjah.

REPUBLIKA.CO.ID, TUAPEJAT -- Menyambut Hari Raya Idul Adha, Mualaf Center BAZNAS mengadakan kajian mualaf pada Ahad (26/7) di Masjid Al-Quds, Dusun Peining Buttet, Desa Muntei, Kecamatan Siberut Selatan, Kabupaten Mentawai.

Dai Mualaf Center BAZNAS (MCB), Ustadz Ramdhani Saadilllah, memotivasi sebanyak 20 wanita mualaf yang hadir untuk melaksanakan puasa Arafah dengan menjelaskan keutamaan hari-hari di Bulan Dzulhijjah.

"Bulan Dzulhijjah adalah salah satu dari empat bulan haram yang sangat dimuliakan oleh Allah SWT. Pada bulan-bulan haram, kita sangat dianjurkan untuk lebih berhati-hati dari berbuat dosa dan memperbanyak amal saleh. Sebagaimana sabda Nabi SAW, bahwasannya 10 hari pertama bulan Dzulhijjah merupakan hari-hari yang amal-amal shaleh di dalamnya lebih dicintai Allah SWT dibanding hari-hari lain, demikian hadits yang diriwayatkan Imam  Bukhari," terang Dai  Mualaf Center BAZNAS,  Ustadz Ramdhani Saadillah kepada para mualaf untuk semakin bersemangat dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT.

“Ibu-ibu yang dirahmati Allah SWT, mari kita coba dan laksanakan puasa Arafah yaitu pada tanggal 9 Dzulhijjah atau 30 Juli 2020. Rasulullah SAW menyampaikan bahwa berpuasa pada hari Arafah dapat menghapus dosa satu tahun sebelumnya dan satu tahun yang akan datang” ujar Ustadz Ramdhani dalam rilis yang diterima Republika.co.id.

photo
Mualaf Mentawai meaksanakan protokol keamanan Covid-19 sebelum melaksanakan kajian Islam.  (Foto: Dok Baznas)

Selanjutnya, dai MCB  menjelaskan beberapa amalan paling utama disyariatkan di bulan Dzulhijjah. Antara lain,  ibadah haji yang hukumnya wajib bagi yang mampu dan termasuk rukun Islam;  serta ibadah kurban yang hukumnya sunnah muakkadah.

“Harapan kami, para mualaf bisa memanfaatkan moment bulan Dzulhijjah ini dengan sebaik-baiknya untuk mendekat kepada Allah dengan amalan-amalan terbaik,” terang Ustadz Ramdhani. 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA