Saturday, 25 Zulhijjah 1441 / 15 August 2020

Saturday, 25 Zulhijjah 1441 / 15 August 2020

Menteri Zimbabwe Meninggal karena Covid-19

Jumat 31 Jul 2020 07:04 WIB

Red: Friska Yolandha

virus corona (ilustrasi). Menteri Pertanian (Mentan) Zimbabwe Perrance Shiri meninggal akibat infeksi Covid-19.

virus corona (ilustrasi). Menteri Pertanian (Mentan) Zimbabwe Perrance Shiri meninggal akibat infeksi Covid-19.

Foto: www.freepik.com
Menteri Pertanian Zimbabwe bukan satu-satunya pejabat publik yang terinfeksi Covid-19

REPUBLIKA.CO.ID, HARARE -- Menteri Pertanian (Mentan) Zimbabwe Perrance Shiri meninggal akibat infeksi Covid-19. Presiden Emmerson Mnangagwa mengtakan, Shiri menjadi pejabat senior pemerintah pertama yang menyerah pada pandemi.

Baca Juga

Shiri, pensiunan jenderal yang membantu rencana kudeta penggulingan Robert Mugabe pada 2017, meninggal pada Rabu (29/7). Mendiang veteran pembebasan perang itu dinobatkan sebagai pahlawan nasional dan akan dimakamkan secara tertutup pada Jumat.

"Kini dikonfirmasikan bahwa Menteri Shiri meninggal akibat Covid-19, kami akan mengikuti prosedur Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengenai proses pemakaman," kata Mnangagwa di kediaman Shiri di Harare.

Sejauh ini Zimbabwe telah melaporkan 2.879 kasus Covid-19. Dari jumlah itu, terdapat 40 kematian.

Pandemi Covid-19 telah menyebar hampir ke seluruh dunia. Penyakit ini tidak memandang jabatan dan kekuasaan karena terbukti sejumlah pejabat publik di sejumlah negara terdeteksi positif Covid-19. Pejabat pertama yang diketahui positif Covid-19 adalah Perdana Menteri Inggris Boris Johnson. Ia dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami gejala Covid-19 pada April 2020.

Presiden Brasil, Jair Bolsonaro, dinyatakan positif Covid-19 pada 7 Juli 2020. Sejak saat itu dia menjalani karantina mandiri di kediaman presiden.

Presiden sementara Bolivia Jeanine Anez pada Selasa (28/7) mengatakan bahwa ia telah pulih dari penyakit infeksi virus corona baru (Covid-19) dan kembali bekerja. Anez mengatakan pada 9 Juli bahwa ia positif Covid-19 dan menjalani isolasi di kediaman presiden. 

Pada Kamis (30/7), kantor kepresidenan Gambia mengumumkan wakil presiden negara Afrika itu positif terinfeksi virus corona. Wakil Presiden Isatou Touray segera melakukan karantina mandiri selama dua pekan.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA