Jumat 31 Jul 2020 03:44 WIB

Khabib Siap Hadapi George St-Pierre pada Tahun Depan

Petarung berjuluk The Eagles itu berharap, bisa menghadapi George pada April 2021.

Rep: Reja Irfa Widodo/ Red: Agung Sasongko
Khabib Nurmagomedov keluarkan daftar GOATS pilihannya.
Foto: youtube/CBS Sports HQ
Khabib Nurmagomedov keluarkan daftar GOATS pilihannya.

REPUBLIKA.CO.ID,   LAS VEGAS -- Pemegang sabuk juara kelas ringan Ultimate Fighting Championship (UFC), Khabib Nurmagomedov, mengungkapkan rencana dan rentang waktu untuk bisa menghadapi mantan pemegang juara kelas Welter UFC, George St Pierre. Baik kedua petarung memang sempat mengunkapkan keinginan untuk bisa saling berhadapan di arena Oktagon.

Dalam unggahan mengomentari pertanyaan dari selebritis sekaligus penggemar UFC, Joe Rogan, Khabib mengungkapkan jadwal yang telah dia siapkan untuk menghadapi George. Petarung berjuluk The Eagles itu berharap, bisa menghadapi George pada April 2021 mendatang, atau enam bulan setelah pertarungannya menghadapi Justin Gaethje.

Baca Juga

''Oktober-Justin dan April-GSP (George St Pierre),'' tulis Nurmagomedov via akun instagramnya, seperti dilansir MMANews, Sabtu (30/7).

Sebelum menghadapi George, Khabib telah dijadwalkan akan menghadapi Gaethje dalam duel perebutan juara sejati kelas ringan UFC pada 24 Oktober mendatang. Khabib merupakan pemegang sabuk juara kelas ringan UFC, sementara Gaethje sukses mempertahankan gelar juara sementara kelas ringan UFC setelah menganvaskan Tony Ferguson pada Mei silam.

Sebelumnya, baik Khabib dan George sempat mengungkapkan ketertarikan untuk beradu kemampuan di atas arena Oktagon. Duel antara keduanya digadang-gadang bakal menentukan siapa pertarung terbaik di arena UFC. Khabib merupakan pemegang juara kelas ringan setelah menorehkan rekor tidak pernah kalah dalam 28 pertarungan.

Sementara George menggemparkan panggung UFC setelah berhasil mempertahankan gelar juara kelas Welter UFC sebanyak delapan kali secara beruntun. Bahkan, bersama Kamaru Usman, George memegang rekor kemenangan terbanyak di kelas Welter, dengan koleksi 12 kemenangan. Tidak hanya itu, George pun mampu meraih juara di kelas yang berbeda, tepatnya saat menjadi juara usai mengalahkan Michael Bisping di kelas menengah, awal November 2017 silam. 

Pertarungan dengan Bisping itu menjadi pertandingan terakhir yang dilakoni oleh petarung MMA asal Kanada tersebut. Kini, setelah absen selama lebih dari tiga tahun, George sempat mengungkapkan keinginan menjajal kemampuan Khabib, meskipun harus menurunkan berat badan lebih dari 10 kilogram agar bisa bertarung di kelas ringan.

Meski ide pertarunhgan Khabib-George ini sempat tidak digubris oleh UFC, tapi Presiden UFC, Dana White, mengungkapkan, pihaknya siap mempertimbangkan untuk menggelar pertarungan tersebut. Hal ini tidak terlepas dari keinginan White untuk memberikan penghormatan terhadap Khabib, termasuk dengan kemungkinan duel menghadapi George menjadi laga terakhir Khabib sebelum pensiun di pentas UFC.

''Tentu saja, apabila itu menjadi pertarungan terakhir Khabib. Kehadiran dia di olahraga ini benar-benar istimewa. Saya sangat menyukai Khabib Nurmagomedov dan saya ingin melakukan apapun itu, yang seusai dengan keinginan Khabib,'' tutur White seperti dikutip MMANews.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement