Thursday, 5 Rabiul Awwal 1442 / 22 October 2020

Thursday, 5 Rabiul Awwal 1442 / 22 October 2020

Wapres Pimpin Sholat Idul Adha di Rumah Dinas

Kamis 30 Jul 2020 19:34 WIB

Rep: Fauziah Mursid/ Red: Bayu Hermawan

Wakil Presiden Maruf Amin

Wakil Presiden Maruf Amin

Foto: Dok. KIP/Setwapres
Wapres akan melaksanakan sholat Idul Adha di rumah dinas.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin akan melaksanakan sholat Idul Adha bersama keluarga dan perangkat di pendopo rumah dinas Wapres, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta, Jumat (31/7) besok. Pelaksanaan sholat Idul Adha di rumah dinas Wapres akan dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat.

Asisten Deputi Komunikasi dan Informasi Publik (KIP) Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres) Rusmin Nuryadin dalam siaran persnya mengungkapkan, sholat digelar di rumah dinas, lantaran Idul Adha kali ini berada dalam situasi pandemi Covid-19.

"Dengan didampingi Ibu Hj Wury Ma’ruf Amin dan perangkat yang melekat, shalat Idul Adha akan dilaksanakan pada pukul 07.00 WIB dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat," ujar Rusmin dalam keterangan yang diterima, Kamis (30/7).

Baca Juga

Dalam kesempatan itu, Wapres Ma'ruf akan bertindak sebagai imam salat dan khatib Shalat Id. Selanjutnya, Ma'ruf akan beranjak ke Pondok Pesantren (Ponpes) An Nawawi Tanara di Serang, Banten untuk melaksanakan kurban.

Ketua Umum MUI Pusat nonaktif itu akan menyerahkan hewan kurban berupa sapi limousin dengan berat 878 kg. Setelah itu, Ma'ruf diagendakan kembali ke Jakarta untuk menunaikan salat Jumat di rumah dinas.

Selain Ponpes An Nawawi Tanara, Serang, Banten, Wapres juga melaksanakan kurban di Masjid Istiqlal berupa sapi yang berjenis Peranakan Ongole (PO) dengan bobot 936 kg. Pada Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah ini, Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengajak seluruh umat Islam memaknai perayaan Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah sebagai momentum berbagi kebaikan ke sesama. Ma'ruf mengatakan, keteladanan Nabi Ibrahim saat mengurbankan anaknya Ismail, menjelaskan kepada umat Islam tentang makna pengorbanan.

Karena itu, ia mendorong Hari Raya Idul Adha yang berada dalam situasi pandemi Covid-19 tidak hanya sekadar ritual penyembelihan hewan qurban "Pandemi Covid-19 mendorong kita untuk memaknai pengorbanan lebih dari sekadar ritual penyembelihan hewan Qurban. Namun dapat memperbanyak amal ibadah kita dengan berbagi kebaikan dan membantu sesama melalui apa yang kita miliki," ujar Ma'ruf dalam siaran pers yang dirilis Sekretariat Wakil Presiden Rabu (29/7).

Ma'ruf menilai, Hari Raya Idul Adha yang jatuh pada Jumat (31/7) esok, merupakan waktu yang tepat untuk melakukan pengorbanan terhadap sesama. Sebab, pandemi Covid-19 telah berdampak pada ekonomi dan sosial masyarakat.

"Saat ini adalah kondisi tepat untuk melakukannya. karena banyak saudara sebangsa setanah air sangat membutuhkan uluran tangan kita, kiranya amal ibadah dan pengorbanan kita dapat menunjang kehidupan harmonis baik antar sesama maupun berbangsa dan bernegara," katanya.

Ia menyakini seluruh amal ibadah dan pengorbanan yang dikeluarkan di momen Idul Adha ini dapat menunjang terciptanya kehidupan yang harmonis, baik antarsesama umat beragama maupun dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Semoga Hari Raya Idul Adha ini dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita serta menumbuhkan rasa kasih sayang dan kepekaan kita terhadap sesama, dalam rangka membangun kembali bangsa Indonesia yang maju, produktif, dan aman dari Covid-19," ungkapnya.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA