Monday, 8 Rajab 1444 / 30 January 2023

Mahasiswa Tanam Pohon Ganja di Kos

Kamis 30 Jul 2020 16:34 WIB

Rep: Wilda Fizriyani/ Red: Andi Nur Aminah

Seorang petugas mencabut pohon ganja yang siap panen (ilustrasi)

Seorang petugas mencabut pohon ganja yang siap panen (ilustrasi)

Foto: Antara/Irwansyah Putra
Tersangka teridentifikasi sebagai mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Malang.

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Polresta Malang Kota (Makota) mengungkap kasus penangkapan tersangka penanam pohon ganja di Mapolresta Makota, Kamis (30/7). Tersangka teridentifikasi sebagai mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Malang.

Kapolresta Makota, Kombespol Leonardus Simarmata mengatakan, tersangka berinisial ENP ditangkap karena terbukti mempunyai tanaman ganja di tempat kosnya. ENP menanam satu pohon ganja dengan tinggi 32 centimeter (cm) di tembok pembatas kos. "Kosan tersangka di Jalan MT Haryono, Dinoyo, Lowokwaru, Kota Malang," kata Leonardus kepada wartawan di Mapolresta Makota, Kamis (30/7).

Baca Juga

Selain diletakkan di tembok pembatas kos, ENP juga menyimpan biji ganja di dalam kamarnya. Barang haram tersebut disimpan rapi di sebuah toples. 

Pada proses pengembangan, aparat menemukan sejumlah media tanam sekam di tempat kos tersangka. Leonardus menduga ENP berencana menanam biji ganja kembali. Tanaman-tanaman ganja ini nantinya untuk dikonsumsi secara pribadi oleh ENP.

 

Berdasarkan pengakuan tersangka, ENP membeli tanaman dan biji ganja dari seorang rekan yang masih dalam pengejaran polisi. Tanaman yang semula mempunyai tinggi 30 cm ini dibeli dengan harga Rp 300 ribu. "Berdasarkan pengakuan tersangka, baru (pakai ganja) dua bulan," jelasnya.

Tersangka dikenakan Pasal 111 ayat 1 UU nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika. Pria berusia 27 tahun tersebut terancam pidana penjara minimal empat tahun. "Maksimal 12 tahun penjara," ucap Leonardus.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA