Monday, 20 Zulhijjah 1441 / 10 August 2020

Monday, 20 Zulhijjah 1441 / 10 August 2020

Hasto: Pelemparan Molotov ke Kantor PDIP Tindakan Pengecut

Kamis 30 Jul 2020 03:13 WIB

Red: Bayu Hermawan

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanyo

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanyo

Foto: Istimewa
Sekjen PDIP mengutuk keras pelemparan molotov ke kantor PAC PDIP.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP Hasto Kristiyanto mengecam keras aksi pelemparan bom molotov ke kantor Pengurus Anak Cabang (PAC) PDIP Megamendung dan Cileungsi, oleh orang tidak dikenal. Hasto menegaskan, aksi tersebut adalah tindakan pengecut. 

Baca Juga

"PDI Perjuangan menentang berbagai bentuk teror. Pelemparan bom molotov adalah tindakan pengecut dan memiliki motif ideologis. Serangan ke kantor PAC tersebut adalah serangan atas demokrasi, serangan terhadap kemanusiaan, dan serangan atas tatanan kehidupan masyarakat yang mendambakan hidup tenteram," katanya dalam keterangan tertulis, Rabu (29/7/2020).

Hasto mengatakan, tidak menutup kemungkinan teror serupa bisa menimpa kantor-kantor PAC lain bahkan di kantor DPP. Meski begitu, Hasto menegaskan teror tersebut tidak akan menyurutkan semangat juang PDIP dalam memegang teguh Pancasila, UUD NRI tahun 1945, NKRI dan kebinekaan Indonesia. Terlebih atas penghormatan masyarakat Indonesia yang menempatkan PDI Perjuangan sebagai Partai Nasionalis Soekarnois.

"PDI Perjuangan partai grass roots, tidak kenal mundur dan takut," tegasnya.

Hasto mengatakan, keteguhan sikap partai di dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan berbangsa dan bernegara telah teruji. PDIP yang memiliki akar sejarah kuat dengan PNI yang telah berjuang jauh sebelum republik ini berdiri, kata Hasto, selalu menjawab tantangan sejarah dan merumuskan jawaban sesuai amanat penderitaan rakyat. 

Lebih laniut, Hasto menegaskan bahwa tindakan teror tidak boleh dibiarkan terjadi. Indonesia adalah negara hukum.  "Karena itulah mereka yang telah mengganggu ketentraman masyarakat harus ditindak, dan hukum tidak boleh kalah dengan berbagai bentuk aksi teror yang anti ketuhanan dan anti kemanusiaan tersebut," tegasnya.

Hasto melanjutkan, meski ada aksi teror, ia meminta kader PDIP tetap tenang. Ia berharap kader PDIP tetap bekerja keras membantu rakyat dan menjaga keamanan serta ketentraman.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA