Tuesday, 21 Zulhijjah 1441 / 11 August 2020

Tuesday, 21 Zulhijjah 1441 / 11 August 2020

Jepang Sebut Hawaii Destinasi Wisata Aman Selama Covid-19

Kamis 30 Jul 2020 00:36 WIB

Rep: Adysha Citra Ramadani/ Red: Nora Azizah

Pemerintah Jepang telah mengeluarkan daftar destinasi wisata yang dianggap aman untuk didatangi selama pandemi Covid-19. Salah satu destinasi tersebut adalah Hawaii (Foto: ilustrasi wisata Hawaii)

Pemerintah Jepang telah mengeluarkan daftar destinasi wisata yang dianggap aman untuk didatangi selama pandemi Covid-19. Salah satu destinasi tersebut adalah Hawaii (Foto: ilustrasi wisata Hawaii)

Foto: Lonelyplanet
Jepang menganggap Hawaii sebagai destinasi yang aman untuk berwisata.

REPUBLIKA.CO.ID, Pemerintah Jepang telah mengeluarkan daftar destinasi wisata yang dianggap aman untuk didatangi selama pandemi Covid-19. Salah satu destinasi tersebut adalah Hawaii.

Gubernur Hawaii David Ige merasa terhormat karena Jepang menganggap Hawaii sebagai destinasi yang aman untuk berwisata. Bila disetujui, Program Wisata Aman Jepang-Hawaii akan membuka koridor wisata antara Hawaii dan Jepang.

Perlu dipahami bahwa daftar ini bukan menunjukkan bahwa perjalanan wisata sudah bisa dilakukan dari Jepang ke tempat-tempat wisata tersebut, atau sebaliknya. Daftar tersebut hanya menunjukkan destinasi-destinasi mana saja yang sedang dipertimbangkan oleh Jepang.

Selain Hawaii, ada sebelas destinasi wisata lain yang dianggap aman oleh pemerintah Jepang. Sebelas destinasi lainnya adalah Brunei, Kamboja, Cina, Hong Kong, Makau, Laos, Malaysia, Mongolia, Myanmar, Republik Korea, Singapura dan Taiwan. Hawaii merupakan satu-satunya destinasi di Amerika Serikat yang dianggap aman menurut Jepang.

Seperti halnya Jepang, Hawaii saat ini sedang mempersiapkan diri untuk bisa menjadi destinasi wisata internasional yang aman di tengah pandemi Covid-19. Perjalanan internasional dari dan ke Hawaii telah dihentikan sejak Maret lalu.

"Kita semakin dekat pada titik di mana perjalanan antara Jepang dan Hawaii bisa kembali dimulai sambil tetap fokus dalam melindungi kesehatan masyarakat," jelas dewan perwakilan Hawaii sekaligus ketua dari Japan Hawaii Legislators Friendship Association Scott Saiki, seperti dilansir Travel + Leisure, Kamis (29/7).

Saiki menyambut baik rencana ini. Saiki menilai dibukanya kembali perjalanan antara Jepang dan Hawaii akan membawa dampak yang baik bagi kesehatan ekonomi secara umum bagi Hawaii dan juga warganya.

Hawaii akan segera memulai program uji pra-perjalanan per 1 September mendatang. Saat program ini berlangsung, wisatawan dari Amerika Serikat diperkenankan untuk datang ke Hawaii.

Program ini sebelumnya direncanakan akan berjalan mulai 1 Agustus depan. Akan tetapi jadwal tersebut diundur karena adanya peningkatan kasus Covid-19 di Hawaii.

Hawaii tercatat memiliki total 1.711 kasus Covid-19 dengan 26 kasus kematian menurut Departemen Kesehatan setempat. Di sisi lain, Jepang tercatat memiliki sekitar 32.000 kasus Covid-19 dengan sekitar 1.000 kasus kematian menurut data dari Johns Hopkins University.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA