Tuesday, 21 Zulhijjah 1441 / 11 August 2020

Tuesday, 21 Zulhijjah 1441 / 11 August 2020

Pasien Sembuh di Sulteng Bertambah Menjadi 455 Orang

Rabu 29 Jul 2020 23:29 WIB

Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Seorang anak menuntup wajahnya saat tim medis mengambil sampel dalam rapid test gratis di posko gugus tugas COVID-19 di RS Bahteramas Kendari, Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (2/6/2020). Pihak gugus tugas Sulawesi Tenggara menargetkan rapid test gratis kepada 1

Seorang anak menuntup wajahnya saat tim medis mengambil sampel dalam rapid test gratis di posko gugus tugas COVID-19 di RS Bahteramas Kendari, Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (2/6/2020). Pihak gugus tugas Sulawesi Tenggara menargetkan rapid test gratis kepada 1

Foto: ANTARA/JOJON
Kasus Covid-19 di Sulteng juga bertambah mencapai 776 orang

REPUBLIKA.CO.ID, KENDARI -- Pasien sembuh COVID-19 di Sulawesi Tenggara hingga Rabu pukul 17.00 Wita mencapai 455 orang. Berdasarkan data Posko Gugus Tugas COVID-19 Sulawesi Tenggara menyebutkan jumlah ini meningkat dibandingkan sehari sebelumnya.

Pada Selasa (28/7) kasus sembuh sebanyak 453 orang dan Rabu ini naik dua orang menjadi 455 orang. Kasus sembuh terbanyak ada di Kota Kendari mencapai 96 orang, disusul Kabupaten Bombana 74 orang kemudian Kabupaten Kolaka Utara 65 orang dan Kabupaten Kolaka 53 orang.

Kemudian Kabupaten Buton 31 orang, Kabupaten Buton Tengah 29 orang, Kota Baubau 28 orang, Kabupaten Muna dan Kolaka Timur masing-masing 14 orang, Kabupaten Wakatobi 11 orang, sedangkan daerah lain di bawah 10 orang.

Sedangkan kasus positif COVID-19 mengalami kenaikan dibanding sehari sebelumnya. Kalau pada Selasa (28/7) sebanyak 769 orang pada Rabu ini menjadi 776 orang atau naik tujuh orang.

Kota Kendari masih menempati posisi pertama dengan 171 kasus disusul Kabupaten Butin dengan 116 kasus, Kota Baubau dengan 104 kasus, Kolaka Utara 85 kasus, Bombana 75 kasus.

Kemudian Kabupaten Buton Tengah dengan 41 kasus, Kabupaten Muna 30 kasus, Kabupaten Konawe 27 kasus, Kabupaten Konawe Selatan dan Kolaka Timur masing-masing 14 kasus, sedang daerah lain di bawah 10 kasus.

Kasus meninggal dunia tetap 13 orang yaitu Kota Kendari (lima orang), Kabupaten Buton tiga orang, Kota Baubau dan Kolaka Utara masing-masing dua orang serta satu orang dari Kabupaten Kolaka.

Kemudian orang tanpa gejala sebanyak 875 orang, orang dalam pemantauan 69 orang, pasien dalam pengawasan 22 orang, serra kasus positif dalam pemantauan atau pengawasan sebantak 306 orang.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA