Rabu 29 Jul 2020 20:04 WIB

Kimia Farma Siap Pasarkan Vaksin Covid Produksi Bio Farma

Kimia Farma merupakan anak dari Bio Farma sebagai holding BUMN farmasi.

Vaksin Covid-19
Foto: Republika
Vaksin Covid-19

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Kimia Farma Tbk siap untuk melakukan distribusi vaksin Covid-19 yang akan diproduksi oleh Bio Farma sebagai holding BUMN Farmasi. Kimia Farma memiliki jaringan distribusi di seluruh Indonesia yang sangat kuat sekali.

"Pada intinya baik Kimia Farma maupun Indofarma siap untuk melakukan distribusi (vaksin) tersebut," ujar Direktur Utama Kimia Farma Verdi Budidarmo dalam Public Expose di Jakarta, Rabu (29/7).

Baca Juga

Menurut Verdi, untuk distribusi vaksin Bio Farma, pada intinya karena Kimia Farma dan Indofarma merupakan anak dari Bio Farma sebagai holding BUMN Farmasi.

Terkait rencana strategis dan mekanisme distribusi jika produksi vaksin Covid-19 ini selesai sesuai dengan target yang ditetapkan oleh Bio Farma, Kimia Farma akan membicarakan dan mengkoordinasikan hal tersebut dengan Bio Farma dan pemerintah.

"Hal ini perlu dibicarakan secara khusus karena ini menyangkut jumlah anggaran yang nanti akan tercukupi terkait vaksin ini untuk berapa orang," kata Dirut Kimia Farma tersebut.

Selain itu, lanjut Verdi, mengenai mekanisme Kimia Farma nantinya juga akan berkoordinasi dengan holding BUMN Farmasi, Kementerian BUMN, dan Kementerian Kesehatan. Dengan demikian hal tersebut merupakan hal terbaik bagi semua pihak.

Dalam kesempatan sama, Direktur Pengembangan Bisnis Kimia Farma Imam Fathorrahman menyampaikan bahwa pengembangan vaksin ini juga menjadi salah satu strategi untuk menjadi solusi dalam menangani kasus Covid-19 mengingat bagaimanapun juga vaksin menjadi salah satu upaya preventif agar tidak terjangkit pandemi mematikan tersebut.

"Untuk vaksin karena kita juga memiliki jalur distribusi dan ritel, saya kira nanti vaksin yang akan diproduksi oleh Bio Farma sebagai holding BUMN Farmasi akan didistribusikan oleh Bio Farma khususnya pada distribusi trading dan ritelnya," kata Imam.

Sedangkan produk-produk kuratif dalam penanganan Covid-19 tetap akan menjadi kelengkapan dalam varian-varian produk untuk menangani pandemi tersebut.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement