Friday, 24 Zulhijjah 1441 / 14 August 2020

Friday, 24 Zulhijjah 1441 / 14 August 2020

Ummul al-Dahdah, Pedagang yang Sangat Beruntung

Selasa 28 Jul 2020 05:00 WIB

Red: Ani Nursalikah

Ummul al-Dahdah, Pedagang yang Sangat Beruntung

Ummul al-Dahdah, Pedagang yang Sangat Beruntung

Foto: dok.Istimewa
Ummul al-Dahdah menerima ketika suaminya menyedekahkan kebun mereka.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ummul al-Dahdah al Anahariyyah adalah seorang sahabat wanita yang berperan besar dalam sejarah Islam. Ia lebih mengutamakan kenikmatan akhirat ketimbang kekayaan dunia yang fana dan sementara.

Baca Juga

Ia juga lebih mendahulukan ridha Allah dan rasul-Nya ketimbang yang lain. Ummul al-Dahdah masuk Islam saat Mush'ab ibn' Umair datang ke Madinah sebagai utusan menemui Rasulullah SAW untuk mengajak keluarganya memeluk Islam.

Suami Ummul al-Dahdah adalah tentara kavaleri Muslim yang juga murid pilihan bernama Abu al-Dahda atau Tsabit ibn-Dahdah. Rasulullah SAW pernah bersabda, "Siapa saja menyedekahkan sesuatu, maka ia berhak mendapatkan dua kali lipat penggantinya di surga."

Mendengar demikian, seperti dikutip dari buku Ensiklopedia Wanita Al-Qur'an karya Imad al-Hilali, Abu al-Dahda bertanya: "Wahai Rasulullah, aku memiliki dua kebun, jika aku sedekahkan salah satunya, berarti aku mendapatkan dua kali lipat balasannya di surga?" Beliau menjawab, "Benar."

Abu al-Dahda kembali bertanya, Apakah Ummul al-Dahdah juga turut bersamaku?" Beliau kembali membenarkan, "Iya."

Lagi, Abu al-Dahda bertanya, "Apakah anak kecil perempuanku juga turut bersamaku?" Beliau membenarkan lagi, "Iya."

Maka Abu al-Dahda menyedekahkan kebun terbaik miliknya. Kebun itu diserahkan kepada Rasulullah SAW. Sejak itu turunlah surat al-Baqarah ayat 245:

"Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan melipatgandakan pembayaran kepadanya dengan pelipatgandaan yang banyak. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezeki) dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan."

Saat tiba di rumah, Abu al-Dahdah mendapati istri dan putrinya sedang berada di kebun. Abu al-Dahdah berkata, "Sebenarnya aku telah menyedekahkan kebun ini dan membeli dua kebun penggantinya di surga."

Ummul al-Dahdah menjawab, "Semoga Allah memberi keberkahan kepadamu atas apa yang telah engkau beli itu."

Kemudian, mereka semua keluar dari kebun dan memasrahkan kepada Nabi SAW. Dan beliau bersabda. "Berapa banyak pelepah kurma yang akan menjuntai untuk Abu al-Dahdah di surga!"

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA