Ahad 26 Jul 2020 00:03 WIB

Baznas Bekasi Bantu UMKM Wisata Sungai Jingkem

Melalui program Bekasi Mandiri, Baznas menyalurkan bantuan berupa pembuatan 10 warung

Baznas Bekasi bantu UMKM di area wisata Sungai Jingkem.
Foto: dok. Baznas
Baznas Bekasi bantu UMKM di area wisata Sungai Jingkem.

REPUBLIKA.CO.ID, CIKARANG -- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (Jabar) turut berkontribusi membantu para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan mendirikan gerai makanan, minuman, serta oleh-oleh di area objek wisata Sungai Jingkem, Kampung Sembilangan RT 01/09 Desa Samudra Jaya, Kecamatan Tarumajaya.

"Melalui program Bekasi Mandiri kami telah menyalurkan bantuan berupa pembuatan 10 warung di seputar objek wisata Sungai Jingkem," kata Ketua Baznas Kabupaten Bekasi Abdul Azis di Cikarang, Sabtu (25/6).

Baca Juga

Dia mengatakan pemberian bantuan itu dimaksudkan untuk mendorong pemberdayaan ekonomi para pelaku UMKM setempat yang sempat terpuruk akibat pandemi Covid-19 dengan harapan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang tinggal sekitar objek wisata Sungai Jingkem.

"Bantuan warung ini untuk pelaku UMKM perorangan tapi pengelolaannya secara kelompok dengan melibatkan BUMDes dan diketahui oleh pihak kecamatan serta Dinas Pariwisata," katanya.

Selain menjual makanan dan minuman bagi pengunjung objek wisata air itu, pihaknya juga mengajak wirausaha binaan Baznas untuk memasarkan produknya di lokasi tersebut. "Kebetulan kami juga memiliki beberapa usaha binaan seperti di Muaragembong yang produksi bandeng presto serta makanan olahan mangrove yakni dodol dan keripik. Pemasaran dari produk usaha binaan kami akan dibantu di lokasi wisata Sungai Jingkem mengingat potensi pengunjungnya yang cukup besar," ungkapnya.

Azis menjelaskan program Bekasi Mandiri atau dikenal juga dengan istilah Bekasi Sejahtera merupakan salah satu program Baznas Kabupaten Bekasi. Program ini merupakan pemberdayaan umat untuk mewujudkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi masyarakat Kabupaten Bekasi.

Program ini serupa dengan program Mustahik Pengusaha Baznas pusat yakni pemberdayaan ekonomi untuk mustahik produktif dengan tujuan mengembangkan UMKM hanya saja pemberian modalnya tidak berbentuk uang melainkan tempat usaha.

"Dan pemilihan objek wisata ini sebagai pengembangan usaha UMKM dirasa tepat mengingat potensi pengunjung yang tinggi sebelum pandemi. Mudah-mudahan industri wisata segera pulih kembali," katanya.

Objek wisata Sungai Jingkem sendiri dikenal luas karena memiliki sejumlah wahana yang dapat dinikmati pengunjung mulai dari wahana sepeda air, ayunan sleko yang terbuat dari alat tangkap ikan, menara kasih, dermaga hati, hingga rainbow track.

Sungai Jingkem juga dikagumi karena memiliki hamparan hutan mangrove dengan kesejukan udaranya. Semua wahana di Sungai Jingkem instagramable, cocok sekali digunakan untuk berfoto.

sumber : antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement