Sabtu 25 Jul 2020 14:34 WIB

Baznas Depok dan IPB Gelar Pelatihan Penyembelihan Qurban

Masyarakat harus benar-benar menerapkan proses penyembelihan yang sesuai syariah

Penyembelihan hewan qurban di Indonesia diharapkan memenuhi persyaratan teknis dalam rangka menjamin daging qurban yang akan dibagikan kepada masyarakat sesuai kriteria Aman, Sehat, Utuh dan Halal  (ASUH).
Foto: Kementan
Penyembelihan hewan qurban di Indonesia diharapkan memenuhi persyaratan teknis dalam rangka menjamin daging qurban yang akan dibagikan kepada masyarakat sesuai kriteria Aman, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH).

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Baznas Kota Depok Jawa Barat bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) IPB University menggelar pelatihan penyembelihan hewan qurban sesuai syariah dan aman selama pandemi Covid-19. "Masyarakat harus benar-benar menerapkan proses penyembelihan yang sesuai syariah sekaligus memperhatikan aspek protokol kesehatan Covid-19 pada Idul Adha tahun ini," kata Ketua Baznas Kota Depok, KH Encep, di Depok, Sabtu (25/7).

Penyelenggaraan pelatihan oleh KKN-T IPB bersama Baznas Kota Depok ini memperhatikan protokol Kesehatan Covid-19, di antaranya membatasi jumlah peserta, seluruh peserta mengenakan masker, menjaga jarak sehat, sehingga kuota peserta terbatas.

Baca Juga

Sebagian besar peserta dapat mengakses melalui video conference. Peserta diukur suhu badan sebelum memasuki tempat kegiatan, kemudian mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, juga disediakan hand sanitizer. Disinfeksi area pelaksanaan kegiatan dilakukan sebelum kegiatan berlangsung.

Edukasi dan sosialisasi terkait penyelenggaraan ibadah Idul Adha di masa pandemi gencar dilakukan Baznas Kota Depok, kali ini bersama mahasiswa KKN-T IPB, menyambut Idul Adha 1441H.

Najib Kamal Badri, koordinator pelaksana kegiatan ini dari unsur KKN-T IPB mengatakan pelatihan ini  menggandeng Pemuda Karang Taruna sebagai pelaksana, agar sasaran edukasi lebih luas, melalui tokoh agama, tokoh masyarakat, penggerak pemuda serta tentu saja didukung penuh oleh Camat dan Lurah selaku otoritas di wilayah ini.

Wakil Ketua II Baznas Kota Depok Abdul Ghofar mengatakan pendistribusian daging qurban perlu mengutamakan kelompok terdampak Covid-19. Pembagiannya dengan diantar ke rumah-rumah penerima manfaat sehingga tidak menimbulkan kerumunan.

"Baznas Kota Depok telah siap dengan perangkat penyelenggaraan, mulai dari kesiapan tim juru sembelih yang difasilitasi rapid test, pendataan penerima manfaat, pendataan pequrban, pengadministrasian distribusi daging qurban beserta makanan pendamping daging qurban, hingga perangkat dokumentasi dan pelaporan," katanya.

Kemitraan dijalin oleh Baznas Kota Depok dengan berbagai pihak dalam rangka tingkatkan manfaat pengelolaan zakat, infak, sedekah serta dana sosial keagamaan lainnya.

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement