Jumat 24 Jul 2020 21:59 WIB

Bertambah Lagi, Kasus Covid-19 Kaltim Jadi 1.072 Orang

Berdasarkan update Dinkes Kaltim ada penambahan 38 kasus Covid-19 baru

Relawan melaksanakan aksi penyemprotan disinfeksi masjid yang ada di Kota Samarinda.  Perkembangan kasus COVID-19 di Provinsi Kalimantan Timur masih menunjukkan grafik peningkatan dengan adanya tambahan sebanyak 38 pasien baru terkonfirmasi positif berdasarkan update Dinas Kesehatan wilayah setempat
Foto: Rumah Zakat
Relawan melaksanakan aksi penyemprotan disinfeksi masjid yang ada di Kota Samarinda. Perkembangan kasus COVID-19 di Provinsi Kalimantan Timur masih menunjukkan grafik peningkatan dengan adanya tambahan sebanyak 38 pasien baru terkonfirmasi positif berdasarkan update Dinas Kesehatan wilayah setempat

REPUBLIKA.CO.ID, SAMARINDA -- Perkembangan kasus COVID-19 di Provinsi Kalimantan Timur masih menunjukkan grafik peningkatan dengan adanya tambahan sebanyak 38 pasien baru terkonfirmasi positif berdasarkan update Dinas Kesehatan wilayah setempat, Jumat.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Kaltim, Andi Muhammad Ishak mengatakan secara akumulatif jumlah kasus COVID-19 di Kaltim sudah mencapai 1.072 kasus.

"Penambahan kasus positif tertinggi di Samarinda dengan jumlah 23 kasus, Balikpapan 13 kasus, dan Paser sebanyak 2 kasus," kata Andi Muhammad Ishak menyampaikan rilis harian secara virtual di Samarinda.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim tersebut membeberkan penambahan kasus positif di Samarinda sebanyak 23 orang, 18 di antaranya merupakan kasus terkonfirmasi positif asimtomatis yang melakukan pemeriksaan di RS Bapelkes Samarinda.

Sementara lima orang lainnya, menjalani pemeriksaan secara mandiri. Sedangkan tambahan 13 pasien di Balikpapan ditandai pasien dengan kode BPN 359 sampai BPN 371, dan dua tambahan pasien di Paser ditandai pasien dengan kode PSR 76 dan PSR 77.

Andi Muhammad Ishak juga menginformasikan tambahan pasien sembuh sebanyak 32 orang dengan rincian di Paser sebanyak 18 orang, Samarinda 6 orang dan Kutim 8 orang. "Secara akumulatif jumlah pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 703 orang, sedangkan yang masih menjalani perawatan medis sebanyak 345 orang," tuturnya.

Andi Muhammad Ishak juga mengabarkan tambahan pasien meninggal dunia sebanyak dua orang di Samarinda satu orang dan satu lainnya di Paser."Sampai saat ini jumlah total pasien meninggal dunia sebanyak 24 orang," kata Andi Muhammad Ishak.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement