Tuesday, 16 Rabiul Akhir 1442 / 01 December 2020

Tuesday, 16 Rabiul Akhir 1442 / 01 December 2020

Artika Sari Devi Dorong Kreativitas Anak Lewat Bermain

Kamis 23 Jul 2020 02:50 WIB

Rep: Santi Sopia/ Red: Reiny Dwinanda

Artika Sari Devi melihat ada banyak manfaat yang bisa didapatkan anak dari bermain.

Artika Sari Devi melihat ada banyak manfaat yang bisa didapatkan anak dari bermain.

Foto: Republika/Dwina Agustin
Ketika waktunya bermain, anak-anak Artika Sari Devi tak pegang gawai.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Di tengah penerapan pembelajaran daring dan anjuran tetap di rumah, waktu bermain tetap penting bagi anak-anak. Tidak hanya menjadi momen istirahat anak di sela sekolah virtual, bermain juga dibutuhkan sebagai pengganti manfaat yang biasa mereka dapatkan ketika di sekolah.

Artika Sari Devi melihat ada banyak manfaat yang bisa didapatkan anak dari bermain, seperti mengembangkan kreativitas, pembangunan karakter, dan melatih kemampuan bersosialisasi. Di lain sisi, sekolah virtual saat ini telah menuntut anak untuk selalu di depan layar.

"Bermain menjadi momen tepat untuk mengurangi screen time anak. Jadi, saya dan Mas Baim sangat membebaskan anak bermain, bahkan kami yang menginisiasi waktu bermain yang berkualitas bersama anak”, ujar ibu dari Abbey (10 tahun) dan Zoey (7 tahun) itu dalam webinar bersama Paddle Pop, Rabu (22/7).

Artika mengaku paham betul pentingnya bermain. Begitu pula anaknya yang kerap menunjukkan kebutuhan bermain. Untuk itu, ia sudah mengatur jadwal seperti waktu istirahat, bermain, belajar, berkumpul bersama, dan lainnya dengan proporsi yang cukup, terutama saat pandemi Covid-19.

Artika menyediakan ruang bermain khusus untuk anak-anak di mana mereka biasanya bermain Do It Yourself (DIY) menggunakan barang bekas yang ada di rumah atau bermain peran dan berdandan sebagai putri raja. Ia membebaskan anak bermain apa saja, selama itu bukan gawai.

"Saya paham ada manfaat yang mereka dapatkan dengan bermain," kata Artika.

Artika juga melihat bahwa saat bermain, apa pun bisa menjadi stimulus kreativitas, termasuk jajanan. Baginya, memilih jajanan yang baik tidak hanya rasanya yang bisa anak sukai, tapi juga baik untuk mereka.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA