Selasa 21 Jul 2020 22:58 WIB

Rumah Zakat Bantu Modal Usaha Pelaku UMKM

Penyaluran bantuan dilakukan door to door dan memperhatikan protokol kesehatan

Sektor UMKM menjadi salah satu sektor usaha yang ikut terpukul akibat wabah Covid-19. Menyikapi itu, Rumah Zakat terus berupaya untuk bisa menjaga dan membangkitkan kembali peran UMKM dalam menjaga stabilitas ekonomi.
Foto: istimewa
Sektor UMKM menjadi salah satu sektor usaha yang ikut terpukul akibat wabah Covid-19. Menyikapi itu, Rumah Zakat terus berupaya untuk bisa menjaga dan membangkitkan kembali peran UMKM dalam menjaga stabilitas ekonomi.

REPUBLIKA.CO.ID, KABUPATEN NGANJUK--Sektor UMKM menjadi salah satu sektor usaha yang ikut terpukul akibat wabah Covid-19. Menyikapi itu, Rumah Zakat terus berupaya untuk bisa menjaga dan membangkitkan kembali peran UMKM dalam menjaga stabilitas ekonomi.

Salah satunya dengan memberikan bantuan modal usaha. Melalui bantuan ini, diharapkan para pelaku UMKM bisa tetap bertahan bahkan bisa bangkit dan mengembangkan usahanya. Kali ini, Mokhamad Nurkholis selaku Relawan Rumah Zakat menyalurkan bantuan modal dan sarana usaha kepada pelaku UMKM di Desa Berdaya Sumberwindu, Kecamatan Berbek, Ahad (19/7).

Bantuan tersebut disalurkan kepada 5 orang penerima manfaat, diantaranya Suparni (50), Sukarji (49), Srifatun (34), Suparwan (42), dan Yasir (48). Penyaluran bantuan dilakukan secara door to door dan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Mokhamad Nurkholis menjelaskan bahwa bantuan modal dan sarana usaha bertujuan untuk mendorong usaha dari para binaan Rumah Zakat yang secara keseluruhan usaha mereka penjualannya menurun karena pandemi Covid-19 ini. Bahkan, terkadang mereka juga libur berjualan karena keterbatasan modal dan daya beli yang rendah selama Pandemi Covid-19 ini.

Suparwan, penjual es buah campur mengaku sangat bersyukur mendapatkan bantuan ini. "Alhamdulillah maturswun mas. Sudah tiga hari kami libur tidak berjualan mas karena uang yang ada kami putar untuk kebutuhan sehari-hari. Setelah ini rencananya mau mulai berjualan lagi," ujarnya.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement