Sabtu 18 Jul 2020 23:20 WIB

Positif Covid-19 di Kaltim Bertambah 25 orang

Secara akumulatif total kasus positif Covid-19 di Kaltim sudah mencapai 848 kasus.

Alat PCR. Ilustrasi
Foto: Umarul Faruq/ANTARA FOTO
Alat PCR. Ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, SAMARINDA -- Perkembangan kasus Covid-19 di Provinsi Kalimantan Timur masih menunjukan grafik kenaikan dengan adanya tambahan 25 orang terkonfirmasi positif berdasarkan update Dinas Kesehatan wilayah setempat, Sabtu (18/7).

Juru bicara gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Provinsi Kaltim, Andi Muhammad Ishak, Sabtu mengatakan, secara akumulatif total kasus positif Covid-19 di Kaltim sudah mencapai 848 kasus.

"Tambahan kasus terkonfirmasi masih didominasi di dua kota yakni Balikpapan dengan 10 kasus dan Samarinda 9 kasus, sementara enam kasus lainnya terjadi di Kutai Kartanegara dan Kutai Timur," kata Andi Muhammad Ishak menyampaikan rilis harian secara virtual di Samarinda.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim itu juga menginformasikan kabar duka meninggalnya satu pasien Covid-19 di Samarinda.

Andi membeberkan pasien meninggal tersebut yakni SMD 124 Wanita 64 tahun warga Samarinda, merupakan PDP yang ditetapkan oleh tim klinis dan DKK Samarinda yang dirawat di RSUD IA Moeis sejak tanggal 6 Juli dengan keluhan demam.

"Pada tanggal 9 Juli kondisi pasien mengalami penurunan dan terdapat gambaran pneumonia pada foto thorak serta mempunyai komorbid gagal ginjal kronik, pada tanggal 15 Juli terkonfirmasi Positive Covid-19, pada tanggal 18 Juli pk. 14.00 WITA pasien meninggal dunia dan dilakukan pemulasaran jenasah dengan protocol Covid-19," bebernya.

Saat ini lanjut Andi Muhammad Ishak jumlah pasien yang meninggal dunia akibat Covid-19 di Kaltim sebanyak 18 orang.

Andi Muhammad Ishak juga menginformasikan kabar baik dengan bertambahnya pasien sembuh sebanyak 13 orang dengan rincian 7 di Balikpapan dan 6 orang di Paser.

"Akumulasi pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 565 orang, sementara pasien yang masih menjalani perawatan sebanyak 265 orang," ujarnya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement