Wednesday, 10 Rabiul Akhir 1442 / 25 November 2020

Wednesday, 10 Rabiul Akhir 1442 / 25 November 2020

Dicari Jerinx, Dr Indra Yovi: Jangan Kehilangan Fokus

Jumat 17 Jul 2020 19:44 WIB

Red: Reiny Dwinanda

Penabuh drum Superman Is Dead, Jerinx, termasuk orang yang tak memercayai bahaya Covid-19.

Penabuh drum Superman Is Dead, Jerinx, termasuk orang yang tak memercayai bahaya Covid-19.

Foto: Instagram
Dr Indra Yovi menyebut meladeni Jerinx merupakan tindakan yang menghabiskan energi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penabuh drum band Superman Is Dead (SID), Jerinx, kembali menjadi perhatian warganet karena pernyataannya terhadap salah satu juru bicara Covid-19 dr Indra Yovi SpP(K). Jerinx yang tak percaya dengan bahaya Covid-19 menantang agar diizinkan bertemu pasien Covid-19 tanpa menggunakan alat pelindung diri (APD).

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

ADA YANG BISA KONEKSIKAN SAYA DENGAN SI YOVI-19 INI? Saya sudah coba sejak berbulan bulan lalu dan TIDAK ADA RS yg ijinkan saya ketemu pasien tanpa APD. Cek IG saya. Ada buktinya. Saya sudah siap mati demi ini. Apa MEREKA siap RAHASIA DAPURNYA kebongkar? Mas @dr.tirta ada kontaknya Yovi? Tolong balas DM ya. Suwun.

A post shared by 𝐉𝐑𝐗 (@jrxsid) on

Baca Juga


Komentar Jerinx di akun Instagram pribadinya, Jumat, sudah menjadi viral. Kabar tersebut telah sampai ke dr Indra Yovi, namun ia enggan untuk menanggapi permintaan musisi asal Bali itu.

“Saya mau klarifikasi. Saya tidak pernah menjawab apapun terkait hal-hal yang disampaikan di media sosial tersebut,” kata dr Indra Yovi melalui pesan singkat Whattsapp yang diterima di Pekanbaru, Jumat.

Indra mengatakan lebih baik fokus untuk menangani pandemi Covid-19 di Riau. Menanggapi pernyataan Jerinx di media sosial dinilainya tindakan yang menghabiskan energi.

"Alangkah baiknya kalau kita tidak kehilangan fokus menangani Covid-19 dan melakukan lebih banyak hal yang positif dibandingkan menghabiskan energi untuk hal yang tidak perlu,” ujarnya.

Jerinx termasuk orang yang menganggap langkah pencegahan penyebaran dan penularan Covid-19 sebagai omong kosong. Ia sebelumnya mengatakan ingin masuk ke ruang isolasi pasien Covid-19 tanpa alat pelindung diri (APD).


sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA