Thursday, 5 Rabiul Awwal 1442 / 22 October 2020

Thursday, 5 Rabiul Awwal 1442 / 22 October 2020

Jubir: Pasien tanpa Gejala Bisa Jadi Sumber Penularan Baru

Jumat 17 Jul 2020 16:32 WIB

Rep: Dessy Suciati Saputri/ Red: Teguh Firmansyah

Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan yang juga Juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19 Achmad Yurianto.

Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan yang juga Juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19 Achmad Yurianto.

Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
Pasien tanpa gejala harus jalani isolasi secara ketat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Juru Bicara Pemerintah Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengungkapkan banyaknya kasus positif tanpa gejala yang ditemukan. Penanganan terhadap pasien tanpa gejala ini harus dilakukan dengan baik dan ketat.

Mereka juga harus menjalani isolasi secara ketat karena bisa menjadi sumber penularan baru di lingkungannya. “Dari kasus kontak erat inilah yang kemudian secara masif kita lakukan pemeriksaan, kita lakukan testing dengan real time PCR dan beberapa di antaranya kita ketemukan dengan status konfirmasi positif namun tidak menunjukan gejala,” jelas Yurianto saat konferensi pers, Jumat (17/7).

Yurianto menyebut, dengan pelacakan yang dilakukan secara agresif, maka kasus konfirmasi positif tanpa gejala pun dapat segera ditemukan. Sehingga bisa memutus rantai penularan covid di lingkungan sekitarnya.

Karena itu, ia kembali mengingatkan kepada masyarakat agar disiplin dan mulai membiasakan menjalani protokol kesehatan. Upaya ini merupakan langkah yang paling tepat dijalankan selama vaksin belum ditemukan. 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA