Thursday, 16 Zulhijjah 1441 / 06 August 2020

Thursday, 16 Zulhijjah 1441 / 06 August 2020

Mencegah Masalah Kulit Akibat Penggunaan Masker

Jumat 17 Jul 2020 00:50 WIB

Rep: Adysha Citra Ramadani/ Red: Nora Azizah

Masker juga dapat memberikan tekanan pada permukaan kulit (Foto: ilustrasi masker)

Masker juga dapat memberikan tekanan pada permukaan kulit (Foto: ilustrasi masker)

Foto: www.freepik.com
Masker juga dapat memberikan tekanan pada permukaan kulit.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Selama pandemi Covid-19, masyarakat dianjurkan untuk menggunakan masker selama berkegiatan di luar ruangan untuk mencegah penularan. Di sisi lain, masyarakat juga perlu memperhatikan etika penggunaan masker agar terhindar dari masalah kulit.

Penggunaan masker dalam waktu lama dapat menciptakan keadaan yang panas dan lembap di area yang tertutup masker. Masker juga dapat memberikan tekanan pada permukaan kulit.

"(Kondisi ini) dapat menyebabkan tersumbatnya kelenjar minyak," ungkap staf medik Divisi Dermatologi Infeksi Tropik Departemen Dermatologi dan Venereologi FKUI-RSCM dr Melani Marissa SpKK dalam webinar edukasi yang diselenggarakan oleh KATAMATAKU UI, belum lama ini.

Terkait penggunaan masker, dr Melani mengungkapkan ada tiga permasalahan kulit yang cukup umum terjadi. Ketiga masalah tersebut adalah jerawat, gatal pada wajah dan ruam pada wajah.

Ketiga permasalahan kulit akibat penggunaan masker ini bisa dicegah dengan enam langkah yang sederhana. Langkah yang pertama adalah memilih bahan masker yang tidak menyebabkan iritasi. Salah satu contohnya adalah masker yang terbuat dari bahan katun 100 persen.

"Tambahkan tisu atau kain untuk meningkatkan efektivitas masker," jelas dr Melani.

Langkah yang kedua adalah rajin mencuci wajah sebelum dan sesudah menggunakan masker dengan mild cleanser. Hal ini perlu dilakukan karena kotoran dan sel kulit mati yang tak dibersihkan dapat menyebabkan iritasi.

Saat mencuci wajah, dr Melani menyarankan untuk hindari penggunaan air panas karena dapat membuat kulit menjadi kering dan memicu iritasi. Gunakan air biasa ketika mencuci wajah.

Langkah ketiga adalah hindari penggunaan riasan wajah berlebih. Selain tak terlihat, riasan wajah berlebih saat menggunakan masker juga dapat menyumbat pori-pori dan akhirnya memicu timbulnya jerawat.

Langkah keempat adalah sering mengganti dan mencuci masker. Ganti masker setiap empat jam sekali atau ketika masker sudah dirasa lembap, basah atau kotor. Penting untuk selalu membawa cadangan masker setiap kali berkegiatan di luar rumah.

Cuci masker yang sudah digunakan dengan air dan deterjen. Bilas hingga bersih lalu keringkan sebelum dipakai kembali.

Langkah kelima adalah rutin menggunakan pelembap. Pelembap dapat membantu menjaga kelembapan kulit agar tetap optimal sekaligus mencegah iritasi.

"(Langkah keenam) kalau gejala berlanjut, bisa konsultasi ke dokter (SpKK atau SpDV)," tutur dr Melani.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA