Tuesday, 21 Zulhijjah 1441 / 11 August 2020

Tuesday, 21 Zulhijjah 1441 / 11 August 2020

Wakil Bupati OKU Selatan Positif Covid-19

Kamis 16 Jul 2020 23:50 WIB

Red: Yudha Manggala P Putra

Pengecekan pasien dengan metode polymerase chain reaction atau PCR (ilustrasi).

Pengecekan pasien dengan metode polymerase chain reaction atau PCR (ilustrasi).

Foto: AP Photo/Gerald Herbert
Wabup OKU Selatan Sholehien Abuasir sempat bepergian ke Kota Palembang.

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG -- Wakil Bupati Ogan Komering Ulu Selatan Sholehien Abuasir terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan pemeriksaan swab di Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Palembang Provinsi Sumatera Selatan. Saat ini ia sudah menjalani isolasi di rumah sakit.

"Wabup test swab pada 14 Juli di RSUD Siti Fatimah Palembang, kemudian besoknya positif," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 OKU Selatan Marlis Abadi di OKU Selatan, Kamis (16/7).

Menurutnya Sholehien Abuasir memang sempat bepergian ke Kota Palembang yang saat itu masih berstatus zona merah Covid-19. Ia merasakan gejala kurang sehat saat pulang lagi ke OKU Selatan pada 9 Juli sehingga memutuskan untuk test swab.

Atas temuan positif itu, GTPP OKU Selatan melacak semua orang yang pernah berkontak dengan Sholehein Abuasir selain dari keluarganya. Sebelumnya ia sempat meresmikan masjid di Kecamatan Buay Runjun.

Saat ini Wabup OKU Selatan sedang menjalani lsolasi di RS Siloam Palembang dan keluarganya juga isolasi mandiri di rumah pribadi yang ada di Palembang, kata dia.

"Untuk yang pernah merasa kontak kami minta agar isolasi diri dulu, sementara ruang kerja wabup juga sudah disemprot disinfektan," tambahnya.

Kabupaten OKU Selatan sendiri saat ini merupakan satu-satunya zona hijau atau wilayah yang tidak ada kasus di Sumsel berdasarkan penilaian GTPP Pusat per 12 Juli 2020.

Sementara warga Sumsel yang terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah 45 orang pada hari ini Kamis (16/7) menjadi 2.829 orang.

Selain itu kasus sembuh bertambah 22 orang menjadi total 1.313 orang (48,8 persen) dan kasus meninggal juga bertambah dua orang menjadi 135 kasus (4,8 persen).

"Dari 2.829 kasus positif tersebut, 1.516 kasus dinyatakan selesai dan masih ada 1.313 kasus aktif," kata Jubir GTPP Sumsel, Yusri.

Ke 1.313 kasus aktif itu mendapat penanganan di Kota Palembang (1.017 orang), Kabupaten Banyuasin (88 kasus), Muara Enim (70 kasus), PALI (43 kasus), Musi Banyuasin (22 kasus), Ogan Ilir (41 kasus), Lubuklinggau (tujuh kasus), Ogan Komering Ilir (OKI) empat kasus, Prabumulih (tujuh), Pagaralam (lima), Lahat (dua), OKU Timur (dua), Empat Lawang (satu), OKU Selatan (satu), dan luar wilayah (lima kasus).

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA